Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Tuesday, October 16, 2012

Inilah10 Kota Tersehat dan 10 Kota Kurang Sehat di Indonesia



 


detikhealth.com - Kementerian Kesehatan kini memiliki data tentang kota dengan peringkat kesehatan tertinggi dan terburuk di Indonesia. Apa saja kota-kota yang paling sehat dan paling buruk?

Untuk memeringkat kota tersehat dan terburuk ini, Kementerian Kesehatan membuat 24 indikator kesehatan yang digunakan untuk menilai Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) di tiap kota dan kabupaten.

Dengan menggunakan data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2007-2008, penilaian kota sehat kali ini menggunakan rumusan IPKM yang baru ada tahun 2010.

Sebelumnya data kesehatan masih bersifat menyeluruh dan belum ada data rinci tiap kota dan kabupaten. Dengan adanya IPKM ini memudahkan pemerintah pusat untuk mengalokasikan dana kesehatan tiap kota atau kabupaten berdasarkan peringkat kesehatannya.

"Semakin jelek peringkat kesehatan kotanya, maka dana yang diberikan akan semakin besar," kata Dr dr Trihono, M,Sc., Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemkes RI, dalam acara temu media di Gedung Kemkes, Jakarta, Jumat (26/11/2010).

Menurut Dr Trihono, penetapan peringkat kota dan kabupaten sehat ini akan dijadikan bahan untuk advokasi ke pemerintah daerah agar terpicu untuk menaikkan peringkatnya, sehingga sumber daya dan program kesehatan diprioritaskan.

Penetapan peringkat ini didasarkan pada 24 indikator kesehatan, yaitu balita gizi buruk dan kurang, balita sangat pendek dan pendek, balita sangat kurus dan kurus, balita gemuk, diare, pnemonia, hipertensi, gangguan mental, asma, penyakut gigi dan mulut, disabilitas, cedera, penyakit sendi, ISPA, perilaku cuci tangan, merokok tiap hari, air bersih, sanitasi, persalinan oleh tenaga kesehatan, pemeriksaan neonatal 1, imunisasi lengkap, penimbangan balita, ratio dokter per Puskesmas dan ratio bidan per desa.

"Meski kesehatan berhubungan erat dengan kemiskinan, tetapi belum tentu kota yang miskin tingkat kesehatannya buruk dan sebaliknya belum tentu kota kaya kesehatannya selalu baik," jelas Prof Purnawan Junadi, Guru Besar FKM UI.

Beberapa contoh kota kabupaten yang miskin tapi dengan peringkat kesehatan baik misalnya adalah Bitung dan Sorong, sedangkan kota non-miskin namun bermasalah dalam kesehatan contohnya adalah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

"Hal ini biasanya terjadi karena kebanyakan kota kabupaten dengan tingkat perekonomian yang baik terlalu mengejar sektor kuratif (pengobatan). Mereka lebih memikirkan membangun rumah sakit dan dokter spesialis, tetapi tidak memikirkan hal-hal sederhana seperti usaha pencegahan dan bidan-bidan yang lebih akrab dengan masyarakat," jelas Prof Pur lebih lanjut.

Dari 440 kabupaten dan kota berdasarkan Riskesdas 2007, diperoleh peringkat masing-masing kota dan kabupaten dengan tingkat kesehatan terbaik hingga terburuk.

Kota Magelang merupakan kota dengan peringkat paling tinggi atau kota paling sehat, sedangkan Pengunungan Bintang merupakan kabupaten dengan indikator kesehatan paling buruk di seluruh Indonesia.

Peringkat 10 teratas kota dan kabupaten dengan nilai indikator kesehatan paling tinggi atau kota paling sehat:

   1. Kota Magelang (Jateng)
   2. Gianyar (Bali)
   3. Kota Salatiga (Jateng)
   4. Kota Yogyakarta
   5. Bantul (Yogyakarta)
   6. Sukoharjo (Jateng)
   7. Sleman (Yogyakarta)
   8. Balikpapan (Kaltim)
   9. Kota Denpasar (Bali)
  10. Kota Madiun (Jatim)


Peringkat 10 terbawah kota dan kabupaten dengan nilai indikator kesehatan paling buruk adalah:

   1. Mappi (Papua)
   2. Asmat (Papua)
   3. Seram Bagian Timur (Maluku)
   4. Yahukimo (Papua)
   5. Nias Selatan (Sumut)
   6. Paniai (Papua)
   7. Manggarai (NTT)
   8. Puncak Jaya (Papua)
   9. Gayo Iues (Aceh)
  10. Pegunungan Bintang (Papua)

Monday, October 15, 2012

Jokowi janjikan kesehatan dan pendidikan




yahoo.com - Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo, saat orasi di depan Kantor DPRD DKI Jakarta menjanjikan pelayanan kesehatan dan pendidikan untuk bisa segera diberlakukan. 

"Untuk program bidang kesehatan serta pendidikan, saya mohon doa restu bapak ibu warga sekalian semoga cepat saya sampaikan kepada masyarakat," kata Gubernur yang akrab disapa Jokowi usai pelantikan dirinya dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Basuki T. Purnama di Jakarta, Senin. 

Jokowi saat orasi mengatakan tetap berencana untuk mendatangi sejumlah kampung mulai dari RT hingga RW dalam mencari permasalahan yang terjadi di Jakarta. 

Dia mengucapkan terimakasih atas kepercayaan warga DKI Jakarta dalam memilih mantan wali kota Surakarta untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2012 hingga 2017.
Sementara itu, Wagub Basuki yang akrab disapa Ahok, mengatakan dalam orasinya tugas yang paling utama adalah memenuhi program kesehatan yang telah mereka janjikan saat kampanye. 

"Kami akan mencanangkan program bagi siapapun yang sakit kalau masuk ke rumah sakit, dan kamar rawat kelas tiganya penuh, maka akan kami `upgrade` ke kamar kelas dua," tegas Ahok saat orasi. 

Menurut dia, siapapun tidak boleh menunggu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Itu karena sakit, kemudian hal yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan dan perumahan adalah hak kita semua," jelas Ahok. 

Seusai pelantikan dan orasi tersebut, Jokowi meminta warga yang hadir menyaksikan acara pelantikan untuk pulang dengan tertib dan santun di jalan.
"Saya minta masyarakat pulang dengan tertib, santun dan santai. Lalu nanti setiap hari akan saya hubungi kampung-kampung bapak ibu semua," kata Jokowi menutup acara pelantikan di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. 

Sejumlah massa yang memadati Jalan Kebon Sirih sempat membuat lalulintas kendaraan yang mengarah ke Tugu Tani tersendat. 

Jalan yang biasanya dapat dilewati untuk empat jalur, saat pelantikan tersebut hanya bisa dipakai dua jalur karena sisanya terpenuhi oleh warga yang menyaksikan pelantikan. 

Acara pelantikan berlangsung pada 10:00 WIB hingga pukul 12:15 WIB, kemudian Jokowi serta Ahok naik ke podium untuk berorasi pada pukul 12:30 WIB dengan menggunakan baju pelantikan berwarna putih. (tp)

Motor Tercepat Didunia Akan Dipasarkan di Indonesia

 

kapanlagi.com - Suzuki Hayabusa akan segera diboyong PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) ke Indonesia pada akhir tahun ini. Motor tercepat di dunia itu akan dihadirkan terlebih dahulu di Pameran Sepeda Motor Jakarta (JMCS) akhir bulan ini.

Direktur Penjualan 2W PT. Suzuki Indomobil Sales, Yohan Yahya, di sela-sela konferensi 'Peluncuran Inazuma' di Jakarta, Jumat (12/10), mengatakan bahwa Hayabusa akan dibanderol Rp. 200 juta. Setelah Hayabusa, akan menyusul kemudian motor-motor gede Suzuki lainnya ke Tanah Air.

Hayabusa menggunakan mesin 1.340 cc dengan empat silinder, fuel injection dan liquid-cooled. Mesin DOHC itu dapat menyemburkan tenaga hingga 172 HP pada 10.100 rpm dengan torsi 132 Nm pada 7.600 rpm. Model yang memiliki transmisi enam percepatan itu mampu mencapai kecepatan puncak hingga 299 km/jam.

Yohan mengatakan, PT. SIS akan meresmikan sebuah showroom khusus untuk memamerkan superbike Suzuki termasuk Hayabusa di Jakarta Selatan pada akhir tahun ini. Showroom itu dirancang lebih premium dan megah dibanding dealer-dealer Suzuki pada umumnya.

"Kami akan membangun satu showroom dulu sebagai pioner. Showroom itu akan memamerkan semua superbike Suzuki. Meskipun pasar superbike masih kecil di Indonesia tapi peluang pasarnya besar," katanya.(kpl/bun)

Jokowi pakai mobil bekas Foke, Inidia Alasannya ?

 

TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur terpilih DKI Jakarta Joko Widodo memilih menggunakan mobil dinas yang pernah dipakai mantan gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Fauzi Bowo.
"Pakai yang lama saja, masih bagus dan layak," kata Jokowi saat ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Ahad 14 Oktober 2012.

Jokowi menjelaskan, sebelumnya ia sempat berpikir untuk menggunakan Esemka, mobil kreasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Solo, sebagai kendaraan dinas. Namun ia terkendala dengan rekomendasi teknis dari pihak berwenang. "Itu kan surat-suratnya (lolos uji emisi) belum jadi," ujarnya.

Sebuah mobil Kijang Innova putih dengan nomor polisi B 1 JKW juga sempat ditawarkan kepada Jokowi setelah Pilkada putaran kedua berlangsung, September lalu. Hadiah yang dibeli dari hasil patungan para relawan itu ditolak Jokowi dengan alasan menghindari tuduhan gratifikasi. 

Belum jelas mobil dinas mana yang akan dipakai Joko Widodo dalam melaksanakan tugasnya nanti. Dua buah mobil yang dapat menjadi pilihan adalah Toyota Land Cruiser berplat nomor B 88 RFD dan Nissan X-Trail B 1379 RFT. 

Dua mobil itu tak digunakan Fauzi Bowo saat ia menjabat kemarin. Pasalnya mantan gubernur yang terkenal akan kumisnya itu lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi, Toyota Land Cruiser B 1632 LF.

Seusai menghadiri gladi resik di DPRD DKI Jakarta, Jokowi diantar iringan dua mobil Kijang Innova berplat B 1981 UKG dan B 1123 RFR.

Saturday, October 13, 2012

Inilah 5 Pejabat Negara Yang Naik Angkutan Umum Saat Pergi Ke Kantor

Di jam-jam sibuk, umumnya kereta rel listrik (KRL) di Jabodetabek disesaki penumpang. Rupanya sedikit dari banyaknya pejabat di negeri ini tidak sungkan menggunakan KRL dan transportasi umum lainnya. Siapa saja?

1. Tb Soenmandjaja Rukmandis

Anggota DPR dari FPKS ini mengaku sehari-hari menggunakan angkutan umum untuk menuju Gedung DPR. Dari rumahnya yang terletak di Bogor, Kang Soenman, demikian dia biasa disapa, berjalan kaki menuju tempat angkot ngetem. Perjalanan dia lanjutkan menggunakan KRL hingga Stasiun Karet. Nah, dari stasiun ini, Kang Soenman memilih naik Kopaja 608 jurusan Blok M – Tanah Abang hingga ke Gedung Dewan.

Padahal kalau mau, Soenman bisa menggunakan Toyota Rush dan Suzuki APV yang terparkir di rumahnya. Namun dia lebih suka berangkat kerja dengan angkutan umum karena lebih irit. Berdesakan di KRL bukanlah masalah, karena Soenman bisa bertemu banyak orang untuk menyerap aspirasi.

2. Akbar Faizal

Politikus dari Partai Hanura, Akbar Faizal, juga salah satu pejabat yang menyimpan mobilnya dan memilih menggunakan kendaraan umum saat pergi ke tempat kerja. Akbar yang tinggal di Depok, Jawa Barat, tidak mau kehilangan banyak waktu di jalan karena macet. Itu makanya dia memilih menggunakan KRL.

Biasanya Akbar naik dari Stasiun KA Depok Lama dan turun di Stasiun Dukuh Atas. Lalu dia melanjutkan perjalanan ke Gedung DPR dengan menumpang taksi atau ojek. Akbar menaruh mobilnya di Gedung DPR karena terkadang dia harus menghadiri kegiatan Dewan di luar Gedung DPR. Untuk diketahui, Akbar memiliki Honda Civic keluaran 2008 dan Honda CRV edisi 2009 yang dibelinya sebelum menjadi anggota Dewan.

3. Aus Hidayat Nur

Anggota DPR Aus Hidayat Nur juga salah satu penumpang setia KRL. Mengingat rumahnya terletak di Jalan Kelapa Dua Raya RTM Cimanggis, Depok, maka Aus menjadikan KRL sebagai kendaraan umum andalan. Selain lebih efektif dan efisien, Aus juga menggunakan KRL untuk menerapkan hidup sederhana.


Bagi pria yang lama berkecimpung di dunia bisnin multi level marketing ini, jabatan di DPR hanyalah 5 tahun. Karena itu tak sewajarnya jika lantas membuatnya menjalani gaya hidup mewah.

Biasanya politus PKS ini keluar dari rumah dengan menumpang sepeda motor anaknya hingga Stasiun Universitas Indonesia. Kemudian dia naik KRL hingga ke Stasiun Tanah Abang. Perjalanan ke Gedung DPR dilanjutkannya dengan menggunakan ojek. Namun bila kegiatan di parlemen tak padat, ia terkadang menggunakan Proton Exora, mobil produksi Malaysia yang dibeli dengan cara mencicil ini.

4. Bambang Widjojanto

Pria yang baru saja duduk di kursi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ini adalah penggemar KRL. Bagi Bambang, alat transportasi umum memang sudah sangat akrab baginya. Dia tak pernah gengsi menggunakan KRL atau ojek untuk mengantar dia ke tempatnya bekerja. Namun bukan berarti dirinya sama sekali mengharamkan mengendarai mobil.

Mengingat rumahnya di Depok Timur dengan kantor KPK yang di Kuningan, Jakarta Selatan, cukup jauh, maka KRL adalah pilihan transportasi yang paling rasional. Meski sudah jadi anggota KPK, dia akan tetap memprioritaskan memakai ojek atau KRL untuk bekerja.

5. Dahlan Iskan

Dahlan Iskan selama menjadi Menteri BUMN sedah dua kali terpergok menaiki KRL. Pada 5 Desember lalu, Dahlan menaiki KRL tanpa pengawalan. Kegiatan itu dilakukan Dahlan untuk melihat pelayanan dan operasional BUMN transportasi tersebut.

Kegiatan serupa dilakukannya hari ini, Jumat (23/12/2011) saat akan menghadiri sidang kabinet yang digelar di Istana Bogor. Mantan Dirut PLN ini naik dari Manggarai menuju Bogor. Setibanya di Stasiun Bogor, perjalanan ke Istana Bogor dilanjutkan dengan menggunakan ojek.

Masih ada beberapa pejabat yang terlihat bersahaja jika ditilik dari penggunaan kendaraan umum. Misalnya saja anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Budiman Sujatmiko. Saat ini dia tengah menyicil rumah sederhana dan tak segan ngojek ke kantornya di Senayan.

Anggota Komisi IX dari F-PDIP Nursuhud juga sejak dilantik jadi anggota dewan tetap memakai ojek. Dia mengaku punya mobil, tapi sering digunakan anaknya. Ojek menjadi pilihan dia lantaran bisa mengantarkannya ke Gedung DPR tepat waktu.

Dengan menaiki angkutan umum, para pejabat itu memang terkesan sederhana dan membumi. Meski beberapa dari mereka lebih mempertimbangkan efisiensi saat memilih menggunakan angkutan umum. Semoga pejabat yang naik angkutan umum ini semakin banyak, dan bukan hanya untuk meningkatkan citra.

12 Bukti Kemegahan Indonesia Peninggalan Orde Lama


Orde lama, adalah masa Indonesia yang sebagian besar dibawah kepemimpinan Presiden Soekarno, telah lama berlalu, namun peninggalan dan warisannya masih membekas di hati rakyat Indonesia..

berikut 12 Peninggalan masa ORDE LAMA Indonesia
1.MASJID ISTIQAL


Masjid Istiqlal adalah masjid yang terletak di pusat ibukota negara Republik Indonesia, Jakarta. Masjid ini adalah masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir. Sukarno di mana pemancangan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951. Arsitek Masjid Istiqlal adalah Frederich Silaban.

Yang Seorg Kristen,dengan komplek gereja kathredal di depannya,masjid ini berserta kathredal di depannya dapat melambangkan persatuan etnis,suku,dan agama

2.MONAS-MONUMEN NASIONAL


Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan monumen ini dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional yang terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monumen dan museum ini dibuka mulai pukul 08.00 – 15.00 Waktu Indonesia Barat setiap hari sepanjang pekan, kecuali hari senin pada pekan terakhir setiap bulannya monumen ini tutup.

Dirancang oleh 2arsitek,salah satu nya arsitek nomor 1 Indonesia,Silaban dan R. M. Soedarsono,Bahkan saat ini tugu ini dilengkapi berbagai fasilitas seperti ruangan bawah tanah seperti bunker,dan berbagai peninggalan sejarah,budaya,dll Bangsa dan Negara Indonesia.

oh ya di dalam bangunan ini terdapat beberapa objek yang terbuat dari emas loh

ada yg igt saudagar aceh yg nyumbangin emas buat monas

Ya!,dia yang menyumbangkan emas murni buat api emas di atas monas itu

note tambahan: monas sendri 1dari beberapa bangunan emas di dunia yang hanya dapat dihitung dengan otak,berserta masjid emas yg mrpakan 1 di antara 7masjid emas dunia,menjadi 2bangunan emas Indonesia
3.Istana Bogor


Pernah dibangun di zaman Belanda,yang akhirnya direnovasi dan diubah secara keseluruhan pada masa Indonesia Merdeka di bawah Bung karno.

Istana Bogor merupakan salah satu dari enam Istana Presiden Republik Indonesia yang mempunyai keunikan tersendiri. Keunikan ini dikarenakan aspek historis, kebudayaan dan fauna yang menonjol. Salah satunya adalah adanya rusa – rusanya yang indah yang didatangkan langsung dari Nepal dan tetap terjaga dari dulu sampai sekarang.

Saat ini sudah menjadi trend warga Bogor dan sekitarnya setiap hari Sabtu, Minggu dan hari libur lainnya berjalan- jalan diseputaran Istana Bogor sambil memberi makan rusa- rusa indah yang hidup di halaman Istana Bogor dengan wortel yang diperoleh dari petani- petani tradisional warga Bogor yang selalu siap sedia menjajakan wortel- wortel tersebut setiap hari libur. Seperti namanya, istana ini terletak di Bogor, Jawa Barat.
Walaupun berbagai kegiatan kenegaraan sudah tidak dilakukan lagi, khalayak umum diperbolehkan mengunjungi secara rombongan, dengan sebelumnya meminta izin ke Sekretaris Negara, c.q. Kepala Rumah Tangga Kepresidenan.

Bahkan istana ini merupakan salah satu dari beberapa istana negara kesukaan pemimpin-pemimpin besar kita,termasuk di antara nya Bung Karno!!!

oh!ya lupa mengatakan bahwa istana ini merupakan istana paling indah dari semua istana negara kita loh!,kecuali istana merdeka yang indah dengan seni di dalam istana tsb
4.Istana Tampaksiring

Istana Tampaksiring adalah istana yang dibangun setelah Indonesia merdeka, yang terletak di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.


Nama Tampaksiring berasal dari dua buah kata bahasa Bali, yaitu “tampak” dan “siring”, yang masing-masing bermakna telapak dan miring. Konon, menurut sebuah legenda yang terekam pada daun lontar Usana Bali, nama itu berasal dari bekas tapak kaki seorang raja yang bernama Mayadenawa.

Istana ini berdiri atas prakarsa Presiden Soekarno yang menginginkan adanya tempat peristirahatan yang hawanya sejuk jauh dari keramaian kota, cocok bagi Presiden Republik Indonesia beserta keluarga maupun bagi tamu-tamu negara.
Arsiteknya adalah R.M. Soedarsono dan istana ini dibangun secara bertahap. Komplek Istana Tampaksiring terdiri atas empat gedung utama yaitu Wisma Merdeka seluas 1.200 m dan Wisma Yudhistira seluas 2.000 m dan Ruang Serbaguna. Wisma Merdeka dan Wisma Yudhistira adalah bangunan yang pertama kali dibangun yaitu pada tahun 1957. Pada 1963 semua pembangunan selesai yaitu dengan berdirinya Wisma Negara dan Wisma Bima.
oh!ya lupa bilang lagi,ini salah satu dari beberapa istana paling indah dan disukai pemimpin pemimpin indonesia termasuk Soekarno ndiri,tentu nya setelah istana Bogor…
5.Universitas Res publica/Tri Sakti


Universitas Trisakti adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang terletak dipusat kota Jakarta, tepatnya di Jalan Kyai Tapa, Grogol, yang merupakan sebuah kawasan padat perkotaan di daerah Jakarta Barat. Dilihat dari posisi, kondisi kampus Universitas Trisakti sangatlah strategis, karena berada tepat di tengah-tengah jantung ibu kota Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan, kegiatan bisnis, perekonomi dan politik nasional. Karena letaknya tersebut, maka Universitas Trisakti diharapkan dapat menjadi barometer perubahan beserta penggerak pembangunan daerah dan pembangunan ditingkat nasional

Spoiler untuk sejarah lengkap:

6.Universitas Indonesia


Universitas Indonesia, disingkat UI, adalah sebuah perguruan tinggi di Indonesia. Kampus utamanya terdapat dibagian Utara dari Depok, Jawa Barat, dan kampus utama lainnya terdapat di daerah Salemba di Jakarta Pusat.

Universitas Indonesia adalah lembaga pendidikan terdepan dan universitas paling bergengsi di Indonesia,dan pada tahun 2009 menduduki peringkat ke-50 besar di Asia.

Berawal dari universitas buatan belanda yang kemudian direformasi dan didirikan kembali setelah nasionalisme oleh pemerintahan Bung Karno.
7.Universitas BungKarno dan BungHatta
 
Universitas Bung Karno adalah salah satu universitas swasta di Jakarta yang menyandang nama besar Bapak Proklamator Indonesia, Soekarno. Universitas ini didirikan pada tahun 1999 oleh Yayasan Pendidikan Soekarno di Jakarta. Saat ini Universitas Bung Karno memiliki berbagai fakultas dan jurusan (Strata satu):

* Fakultas Hukum: Jurusan Ilmu Hukum.

* Fakultas Teknik: Jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, Jurusan Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur.

* Fakultas Ekonomi: Jurusan Akuntansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan.

* Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: Jurusan Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional.

* Fakultas Pertanian: Jurusan Produksi Ternak, Agribisnis Peternakan (D3) dan Budidaya Tanaman Pangan (D3).

* Fakultas Ilmu Komputer: Jurusan Sistem Informasi dan Sistem Komputer.

Universitas Bung Hatta adalah salah satu universitas swasta terbesar di Sumatera Barat yang menyandang nama besar Bapak Proklamator Indonesia, Mohammad Hatta. Universitas ini didirikan pada tahun 1981 oleh Yayasan Pendidikan Bung Hatta dengan kampus utama terletak di jalan Sumatera, Kota Padang
yang dibanggakan:ke 2 universitas ini merupakan 2dari beberapa universitas terkemuka di asia tenggara&indonesia.di indonesia saja 2universitas ini mengekor Universitas Indonesia,Res Publica/TriSakti,ITB…
8.TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL


Taman Impian Jaya Ancol merupakan sebuah objek wisata di Jakarta Utara. Pada 2006, Taman Impian Jaya Ancol berubah nama menjadi Ancol Jakarta Bay City,Di mulai dengan Titah Bung Karno untuk membangun sebuah taman wisata nasional negeri sendiri,untuk menjadi yang terbesar dan termegah di Asia Tenggara,

Sebagai kawasan wisata, Taman Impian Jaya Ancol ternyata sudah berdiri sejak abad ke-17. Waktu itu, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Adriaan Valckenier, memiliki rumah peristirahatan sangat indah di tepi pantai. Seiring perjalanan waktu, kawasan itu kemudian berkembang menjadi tempat wisata.

Sayangnya, ketika Perang Dunia II meletus disusul perang kemerdekaan, Ancol terlupakan. Sungai Ciliwung secara leluasa menumpahkan air dan lumpurnya ke sana sehingga mengubah kawasan tersebut menjadi kotor, kumuh, dan berlumpur. Kawasan yang semula cantik, berubah menjadi menyeramkan bagaikan ‘tempat jin buang anak’.
Lalu, muncul usulan agar kawasan itu difungsikan menjadi daerah industri. Namun, usul itu ditolak mentah-mentah oleh Presiden Soekarno. Malah, Bung Karno ingin membangun kawasan itu sebagai daerah wisata. Lewat Keputusan Presiden pada akhir Desember 1965, Bung Karno memerintahkan kepada Gubernur DKI Jaya waktu itu, dr. Soemarno, sebagai pelaksana pembangunan proyek Taman Impian Jaya Ancol. Proyek pembangunan ini baru terlaksana di bawah pimpinan Ali Sadikin yang ketika itu menjadi Gubernur Jakarta. Pembangunan Ancol dilaksanakan oleh PD Pembangunan Jaya di bawah pimpinan Ir. Ciputra.

sayang nya sekarang taman ini menjadi kalah dengan sekitar nya di luar negeri karena banyak anak bangsa tidak MENYUKAI BANGSA SENDIRI,dan krisis ekonomi itu sendiri
9.Angkatan bersenjata Republik Indonesia-Pasukan khusus BADAN INTILIJEN NEGARA-BIN


siapa tidak kenal ABRI dan TNI?juga dengan pasukan khusus nya, seperti TNI-AU,TNI-AD,TNI-AL DAN KOPASSUS,KOPASKA,KOMANDO PASUKAN MANDALA Dan BIN? dan tidak kalah pula brimob,dan densus pendukung kopassus mulai dri RSPKAD sampai densus-88 yang akhir2 ini terkenal

Ya 90% dari semua itu peninggalan orde lama,pemerintahan soekarno dimana mencapai masa keemasannya dan menjadi kekuatan tempur utama dunia ke 3 dari beberapa kekuatan tempur dunia ke 3 yang paling utama

dan menjadi kekuatan terkuat dunia selatan.

sayang ketika Rezim OrBa dimulai banyak di mutilasir,dan dibekukan menjadi lemah seperti sekarang

10.Cakrabirawa

Cakrabirawa adalah resimen yang merupakan pasukan gabungan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas khusus menjaga keamanan Presiden RI pada zaman pemerintahan Soekarno. Komandan Resimen Cakrabirawa pada saat itu adalah Brigadir Jendral Moh. Sabur. Pada zaman pemerintahan Suharto, resimen ini diubah namanya menjadi Paspampres (Pasukan Pengaman Presiden) yang merupakan organisasi yang berbeda 100% dengan prinsip yang sama.

pada saat cakrabirawa ini dibentuk diantara nya merupakan pasukan khusus,yang memiliki banyak kemampuan,dari anti teror-pasukan perang profesional,

laskar cakrabirawa sendiri saat itu mencapai 500personel di sekitar istana negara kediaman Soekarno,dan ribuan tersebar di Indonesia.



11.GELORA BUNG KARNO


Stadion Utama Gelora Bung Karno adalah sebuah stadion serbaguna di Jakarta, Indonesia yang merupakan bagian dari kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno. Stadion ini umumnya digunakan sebagai arena pertandingan sepak bola tingkat internasional. Stadion ini dinamai untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang juga merupakan tokoh yang mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini. Dalam rangka de-Soekarnoisasi, pada masa Orde Baru, nama stadion ini diubah menjadi Stadion Utama Senayan. Setelah bergulirnya gelombang reformasi pada 1998, nama Stadion ini dikembalikan kepada namanya semula melalui Surat Keputusan Presiden No. 7/2001

note:diubah ketika rezim new order/orde lama menguasai indonesia,dimana nama pemimpin-pemimpin Indonesia kebanyakan dihilangkan

Pembangunannya didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 Desember 1958. Dan tentunya dengan dana yang cukup besar tersebut itu menjadikan galanggang olahraga ini sebagai stadion sepakbola terbesar di Indonesia.Hingga saat ini, Gelora Bung Karno merupakan satu-satunya stadion yang benar-benar berstandar internasional di Indonesia
12.GEDUNG KURA-KURA/GEDUNG DPR-MPR PUSAT


Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR) didirikan pada 8 Maret 1965. Saat itu, Presiden Soekarno mencetuskan untuk menyelenggarakan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces) yang merupakan wadah dari semua New Emerging Forces. Anggota-anggotanya direncanakan terdiri dari negara-negara Asia, Afrika, Amerika Latin, negara-negara Sosialis, negara-negara Komunis, dan semua Progresive Forces dalam kapitalis.

Conefo dimaksudkan sebagai suatu tandingan terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Melalui Keppres No. 48/1965, Soekarno menugaskan kepada Soeprajogi sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga (PUT). Menteri PUT kemudian menerbitkan Peraturan Menteri PUT No. 6/PRT/1965 tentang Komando Pembangunan Proyek Conefo.

Bertepatan dengan Perayaan Dasa Warsa Konferensi Asia-Afrika pada 19 April 1965 dipancangkanlah tiang pertama pembangunan proyek political venues di Komplek Senayan Jakarta. Rancangan Soejoedi Wirjoatmodjo Dpl Ing ditetapkan dan disahkan presiden pada 22 Februari 1965. Maketnya menampakkan seluruh bangunan komplek dan rancangan aslinya tampak keseluruhan saat dipandang dari Jembatan Semanggi.

Ketika pembangunannya dilanjutkan oleh pemerintah Orde Baru pimpinan Presiden Soeharto, nuansa danau buatan tak tampak dan bangunan komplek terlihat ketika melewati Jalan Gatot Subroto. Ruang Arkada di bawah tanah ditiadakan dan luasnya menjadi 60 ha, dengan luas bangunan sekitar 80.000 m2.

Komplek DPR/MPR terdiri dari Gedung Utama (Nusantara) yang berbentuk kubah, Nusantara I atau Lokawirasabha setinggi 100 meter dengan 24 lantai, Nusantara II, Nusantara III, Nusantara IV, dan Nusantara V. Di tengah halaman terdapat air mancur dan “Elemen Elektrik”. Juga berdiri Gedung Sekretariat Jenderal dan sebuah Masjid. Atas amandemen Undang-undang Dasar 1945 (UUD’45), dalam Komplek DPR/MPR telah berdiri bangunan baru untuk kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Komplek DPR/MPR tersebut masuk dalam wilayah Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebelah barat berbatasan dengan Jalan Gelora, sebelah selatan dengan Komplek Kantor Menteri Olahraga RI, Komplek Televisi Republik Indonesia (TVRI), dan Komplek Taman Ria Senayan, di sebelah timur berbatasan dengan Jalan Gatot Subroto, dan Komplek Menteri Kehutanan di sebelah utaranya.

Friday, October 12, 2012

Penduduk Pulau Singkep Kena Wabah Tidur Seharian

 

TRIBUNNEWS.COM,LINGGA--Beberapa warga di Pertanian, Dabo Pulau Singkep, mengaku mengalami lemah lunglai dan selalu ingin tidur.

Bahkan, hampir setiap rumah di daerah Pertanian (nama daerah) itu pernah mengalami penyakit yang oleh warga disebut penyakit tidur-tidur. Keanehan ini mulai dirasa oleh warga sejak sepekan terakhir.

Dari keterangan warga, beberapa orang yang mengalami tidak memiliki rasa nyaman untuk beraktivitas. Mereka hanya ingin tidur saja.

Bahkan, jika dituruti, seharian pun bisa hanya tidur saja. Lebih aneh lagi, demam tidur ini kadang menyerang sehari saja dan kadang ada juga yang terserang selama dua hari dan kemudian bisa kembali beraktivitas.

"Kalau nak diikuti, nak tidur terus. Seharian pun jadi. Pokoknya ingin tidur saja. Banyak di sini yang sudah kena,” kata Sakinah, ibu rumah tangga yang juga sedang hamil muda memberikan keterangan pada Kepala Dinas Kesehatan Lingga, Ignatius Luti, Jumat (12/9).

Ia tidak mengetahui apa penyebab yang dialami oleh beberapa orang terkait penyakit demam tidur itu.

Menurut warga lainnya, kala demam itu menyerang bersamaan dengan sakit kepala yang tinggi, terkadang hanya panas saja. Suaminya, kata perempuan itu, juga mengalami demam tersebut. Bahkan sebelumya, ia pun terkeNa damam tidur  hingga malas beraktivitas. Tidak hanya itu, dalam keadaan duduk pun bisa tertidur.
“Sekarang ini suami saya. Kemarinnya saya pula. Banyak lah di sini yang sudah kena. Semua orang di Pertanian ini sudah tahu,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Lingga, Ignatius Luti, mengatakan belum bisa menyimpulkan penyebab dari demam tersebut. Ia pun menyempatkan diri untuk memeriksa drum di rumah warga serta melihat kondisi kesehatan.Namun, ia memperkirakan demam ini karena perubahaan cuaca secara ekstrem.

“Mungkin karena perubahan cuaca yang ekstrem sehingga tubuh menjadi lemah. Tetapi bisa juga demam karena nyamuk. Saya belum tahu pasti,” katanya. Ia pun berancana akan mengirim petugas lapangan untuk mengecek demam yang dialami masyarakat itu.

Luti pun meminta warga untuk menjaga kesehatan menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal. Ia menyarankan agar air di drum-drum penampungan tidak dibiarkan terlalu lama agar tidak menjadi tempat berkembangnya nyamuk.

“Besok kita minta petugas untuk mengecek lagi. Jika ada warga yang demam, silahkan periksa ke puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya lagi.

Surat Cinta Mahasiswa Indonesia di Melbourne untuk SBY

 Surat Cinta Mahasiswa Indonesia di Melbourne untuk SBY

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah mahasiswa di Melbourne, Australia yang tergabung dalam Komunitas Indomelb, menggelar aksi damai dan pernyataan sikap, terkait friksi antara KPK dengan Polri.

Dalam rilis yang dikirim ke Tribunnews.com, Jumat (12/10/2012), para mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di Melbourne melampirkan surat terbuka yang mereka sebut 'surat cinta' kepada Presiden SBY.

"Ini menunjukkan kecintaan dan kepedulian kami terhadap situasi yang terjadi di Tanah Air," kata Aminuddin M Ramdan, Lurah Indomelb sekaligus koordinator aksi.
Inilah 'surat cinta' untuk SBY selengkapnya.

Kepada Yth
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Republik Indonesia
Beberapa minggu terakhir ini, kami warga negara Indonesia yang tinggal di Melbourne, mendengar adanya kekisruhan antara dua institusi, yang menurut pandangan kami, merupakan dua institusi vital dalam
upaya penegakan hukum, terutama dalam hal pemberantasan korupsi, yaitu antara KPK dan Polri.
Mendengar dan menyaksikan perseteruan tersebut, tentu lah kami yang walaupun hidup di negeri orang, yang jaraknya terpisahkan oleh lautan, tapi kami sangat rindu akan negeri kami yang terbentang luas, meliputi ratusan ribu pulau dengan segala keanekaragamannya.
Kami ingin berpartisipasi dalam
upaya pemberantasan korupsi, dan kami masih memiliki harapan yang begitu besar secara khusus, untuk adanya perbaikan ke arah yang lebih baik di dalam kedua institusi.
Karena itu, kami sangat mengapresiasi tindakan Bapak selaku Presiden, yang pada
akhirnya memberikan pernyataan, yang menurut pendapat kami menunjukkan ketegasan Bapak dalam upaya penegakan korupsi.
Di mana, Bapak menyatakan pada intinya, dalam waktu dekat ini tidak perlu ada revisi terhadap UU KPK, dan bila nantinya ada, semangatnya adalah untuk tidak
memperlemah kedudukan dan kewenangan KPK.
Bapak juga meminta KPK dan Polri
untuk merevisi MoU, agar bersinergi dalam melakukan upaya-upaya pemberantasan
korupsi.
Kami sebagai warga negara Indonesia yang tinggal di Melbourne, ingin mengungkapkan dukungan dan rasa kecintaan kami akan negara kami Indonesia, termasuk pula kecintaan kami akan kedua institusi yang perannya sangat signifikan dan berdampak luas dalam masyarakat, bila dijalankan dengan baik
dan penuh akuntabilitas.
Karena itu, kami ingin menyampaikan beberapa hal, bahwa:
Pertama, kami sangat peduli dengan konflik yang terjadi di antara kedua lembaga (KPK dan Polri).
Kami berharap ke depannya tidak perlu lagi ada pertikaian semacam itu, sehingga terjadi
sinergi dan harmonisasi di antara kedua lembaga, terutama dalam upaya memberantas korupsi.
Kedua, ada baiknya anggota DPR yang terhormat tidak merevisi UU KPK, bila semangatnya hanya untuk melemahkan kewenangan KPK, sebuah tindakan yang menurut hemat kami akan memperburuk
citra DPR di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang mereka wakili.
Karenanya, kami mencoba mengakomodasi suara rakyat yang kami lihat dan baca di media massa, menentang adanya revisi UU
KPK yang membatasi kewenangan KPK dalam pemberantasan korupsi yang sudah sangat parah, di negeri yang sama-sama kita cintai ini.
Ketiga, kami sangat mendukung pernyataan Bapak Presiden yang menurut pendapat kami dapat menjadi solusi bagi kedua lembaga tersebut.
Terdengar bahwa Bapak Presiden sangat tegas dan jelas dalam mengeluarkan solusi, yang seharusnya dijalankan oleh kedua institusi dan lembaga-lembaga lain yang terkait.
Namun, besar harapan kami, bahwa hal-hal yang sudah disampaikan hendaknya tidak hanya
sekadar retorika.
Kami berharap adanya itikad baik untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih
baik, dan kami menaruh harapan yang besar kepada Bapak, dalam hal ini untuk memastikan terjadinya perubahan, semuanya hanya untuk bangsa Indonesia, yang kita cintai bersama.
Demikian surat kami dari negeri yang jauh, kami akan dengan senang hati terus mengawal upaya-upaya pemberantasan korupsi untuk INDONESIA yang LEBIH BAIK LAGI.
Semoga Bapak Presiden tidak bergeming dari ketegasannya. Salam penuh cinta dan kerinduan dari Melbourne.

Thursday, October 11, 2012

Inilah 3 Bahasa Terpopuler di Indonesia

3 Bahasa Terpopuler di Indonesia

TEMPO.CO , Surakarta - Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sugiyono mengatakan di Indonesia terdapat 726 bahasa daerah. 

Dari jumlah itu, ada 3 bahasa yang paling banyak digunakan orang untuk bertutur sapa. Tiga bahasa itu adalah bahasa Jawa, Sunda, dan Madura.
"Bahasa Jawa dituturkan oleh 84,3 juta orang," kata Sugiyono saat menghadiri seminar internasional 'Strategi Pelestarian dan Pengembangan Budaya Lokal dalam Bingkai Global' di Universitas Sebelas Maret Surakarta, Kamis 11 Oktober 2012.
Penutur bahasa Sunda, kata dia, tercatat sebanyak 34 juta jiwa penutur dan bahasa Madura dengan 13,6 juta jiwa penutur.

Sugiyono mencatat sebanyak 139 bahasa terancam punah. Bahasa yang hampir punah tersebut tersebar di Kalimantan (1 bahasa), Maluku (22 bahasa), Papua Barat dan Kepulauan Halmahera (67 bahasa), Sulawesi (36 bahasa), Sumatera (2 bahasa), dan Timor-Flores dan Bima-Sumbawa (11 bahasa).

Sebanyak 15 bahasa sudah punah yang sebelumnya terdapat di Maluku (11 bahasa), Papua Barat dan Kepulauan Halmahera, Sulawesi, dan Sumatera masing-masing satu bahasa.
Punahnya bahasa daerah karena bahasa daerah dianggap tidak punya nilai ekonomi tinggi. "Dengan menguasai bahasa Indonesia, peluang untuk meningkatkan taraf hidup jadi lebih besar," katanya.

Jika dibuat pemeringkatan, dia mengatakan peringkat pertama diduduki bahasa asing, lalu bahasa Indonesia dan terakhir bahasa daerah. Orang yang menguasai bahasa asing dianggap punya peluang lebih besar untuk mendapatkan kesempatan ekonomi.
Penyebab lain punahnya bahasa daerah karena adanya perkawinan antar etnis dan arus urbanisasi. Dua hal itu membutuhkan bahasa Indonesia sebagai bahasa kompromi.

4 Model Toyota di Indonesia Ikut Ditarik

 Empat Model Toyota di Indonesia Ikut Ditarik

id.berita.yahoo.com - Indonesia terkena imbas penarikan yang tengah dikampanyekan oleh Toyota, untuk sekitar 7,4 juta unit produknya di seluruh dunia. Dan di Indonesia akan ada sebanyak 53 ribu sedan yang akan di-recall, terdiri dari model Yaris, Vios, Corolla Altis, dan Camry, produksi Thailand tahun 2006 - 2008.

Untuk diketahui, pada Rabu (10/10), Toyota mengumumkan kampanye perbaikan secara global terhadap 7,4 juta kendaraan, Rabu (10/10). Penarikan secara global ini diambil menyusul adanya kerusakan pada saklar power window.
Permasalahan muncul karena penggunaan pelumas komersial, bukan minyak pelumas khusus yang digunakan oleh pabrik. Hal ini dapat mengakibatkan panas berlebih sehingga dapat melelehkan saklar.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Joko Trisanyoto, di Jakarta, Kamis (11/10), menjelaskan, pengumuman pemeriksaan kembali empat model sedan yang dipasarkan di Indonesia pada kurun waktu 2006 - 2008 tersebut merupakan bagian dari instruksi Toyota Motor Corp (TMC).

berdasarkan investigasi TMC kemungkinan ada kekurangan pelumas pada tombol utama pengatur jendela mobil tersebut atau master power-window switch (tombol jendela dekat supir). Masalah terjadi bukan pada jendela dekat supir, tetapi di tiga jendela lainnya.
"Hingga saat ini di Indonesia, kami belum terima keluhan terkait masalah itu. Namun di Jepang sudah ada," katanya.

Oleh karena itu, TAM selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) Toyota akan melakukan pemanggilan para pemilik empat model sedan dengan tahun produksi 2006 - 2008 itu, untuk membawa mobil mereka ke bengkel Toyota terdekat.

"Para dealer sedang kami persiapkan untuk melakukan pemanggilan dan penjadwalan untuk melakukan pemeriksaan," ujar Joko.

Namun, ia mempersilahkan para pemilik sedan tersebut untuk datang langsung ke bengkel terdekat bila mobil mereka terdeteksi mengalami gangguan pada tombol jendela penumpang seperti tersendat atau macet.

Menurut Joko, pemeriksaaan dan perbaikan mobil tersebut memakan waktu antara 30 menit hingga satu jam.

Sejauh ini, suku cadang yang diperlukan untuk perbaikan tombol utama pada jendela mobil empat model sedan (2006 - 2008) tersebut relatif tersedia, karena TAM setidaknya memiliki stok untuk berbagai suku cadang mobil yang dipasarkan di Indonesia.

GM Perencanaan Perusahaan dan Hubungan Masyarakat TAM, Widyawati, mengatakan bahwa pada periode 2006 - 2008 pihaknya menjual sebanyak 33.199 unit Yaris, 12.144 unit Vios, 4.879 unit Corolla Altis, dan 7.007 unit Camry atau seluruhnya berjumlah 57.229 unit.
Namun diperkirakan, yang terkenda penarikan untuk perbaikan hanya sekitar 53 ribu unit, karena hanya dari bulan tertentu yang mengalami gangguan pada tombol utama jendela mobil.(kpl/bun)

Film pembantaian PKI diputar di 60 Bioskop di Denmark

Tangkapan layar film 'The Act of Killing'

yahoo.co.id - Jakarta-C&R/OMG-Film The Act of Killing yang bercerita mengenai pembunuhan masal terhadap kader dan simpatisan Partai Komunis Indonesia tahun 1965 akan diputar di layar lebar pada 7 November mendatang di Denmark. Film ini diputar pada event besar di 56 kota Denmark serta di 60 bioskop di Denmark. Setelah penayangan film ini, penonton diundang untuk berpatisipasi langsung untuk menghadiri sesi tanya jawab.

Di Denmark film The Act of Killing juga disebut dengan judul Free Men. Pemutaran film diselenggarakan di bawah Doxbio, platform dokumenter khusus yang tersebar di Denmark.
Laman resmi Doxbio menyebutkan, setelah sukses diputar di Telluride Film Festival (AS) dan Toronto International Film Festival (Kanada), film The Act of Killing telah menjangkau secara luas dan sambutan hangat atas film ini berkembang lebih besar dari yang pernah diharapkan. The Act of Killing adalah film terbaik dan paling mengerikan di Festival Film Toronto tahun ini, setiap bingkainya menakjubkan," tulis The Guardian English.

The Act of Killing (2012) disutradarai oleh Joshua Lincoln Oppenheimer. Ia merupakan sutradara Amerika yang tinggal di London. Sutradara kelahiran 23 September 1974 ini memproduksi film seri pada 2004 hingga 2008 di Indonesia.
Ia mulai menggarap film The Act of Kiling pada 2005 dan telah membuat film selama tiga tahun bersama para penyintas (survivor) pembantaian massal 1965-1966.
Film fiksi dokumenter berdurasi 115 menit ini menceritakan tentang pembantaian pada masa G 30 S/PKI, ketika pemerintah Indonesia digulingkan oleh militer pada 1965. Lebih dari satu juta orang komunis,yang dituduh komunis, etnis Tionghoa, dan intelektual, dibunuh dalam waktu kurang dari satu tahun.

The Act of Killing bercerita tentang para pembunuh yang menang, dan wajah masyarakat yang dibentuk oleh mereka. Ini sebagian besar gambarnya mengambil di sekitar Medan, Sumatera Utara antara 2005 sampai 2011. Pengambilan gambar dan wawancara selama tujuh tahun ini menghasilkan kurang lebih 1.000 jam rekaman. Ini memerlukan banyak editor dan waktu satu setengah tahun di London dan Copenhagen untuk menyunting rekaman tersebut menjadi film ini. Penyuntingan suara dan koreksi warna dilakukan di Norwegia.

Werner Herzog, sutradara Jerman dan Errol Morris sutradara Amerika merasa cukup terpesona setelah melihat preview awal film The Act of Killing dan ingin menandatangani sebagai produser eksekutif. (Winda Rahmawati)

Inidia Kisah Terusirnya Presiden Soekarno dari Istana Kepresidenan


Ir. Soekarno

Tak lama setelah mosi tidak percaya parlemen bentukan Nasution di tahun 1967 dam MPRS menunjuk Suharto sebagai Presiden RI, Bung Karno menerima surat untuk segera meninggalkan Istana dalam waktu 2 X 24 Jam. Bung Karno tidak diberi waktu untuk menginventarisir barang-barang pribadinya. Wajah-wajah tentara yang mengusir Bung Karno tidak bersahabat lagi. "Bapak harus cepat meninggalkan Istana ini dalam waktu dua hari dari sekarang!".

Bung Karno pergi ke ruang makan dan melihat Guruh sedang membaca sesuatu di ruang itu. "Mana kakak-kakakmu" kata Bung Karno. Guruh menoleh ke arah Bapaknya dan berkata "Mereka pergi ke rumah Ibu". Rumah Ibu yang dimaksud adalah rumah Fatmawati di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru. Bung Karno berkata lagi "Mas Guruh, Bapak tidak boleh lagi tinggal di Istana ini lagi, kamu persiapkan barang-barangmu, jangan kamu ambil lukisan atau hal lain, itu punya negara". Kata Bung Karno, lalu Bung Karno melangkah ke arah ruang tamu Istana disana ia mengumpulkan semua ajudan-ajudannya yang setia. Beberapa ajudannya sudah tidak kelihatan ia makulum, ajudan itu sudah ditangkapi karena diduga terlibat Gestapu. "Aku sudah tidak boleh tinggak di Istana ini lagi, kalian jangan mengambil apapun, Lukisan-lukisan itu, Souvenir dan macam-macam barang. Itu milik negara.

Semua ajudan menangis saat tau Bung Karno mau pergi "Kenapa bapak tidak melawan, kenapa dari dulu bapak tidak melawan..." Salah satu ajudan separuh berteriak memprotes tindakan diam Bung Karno. "Kalian tau apa, kalau saya melawan nanti perang saudara, perang saudara itu sulit jikalau perang dengan Belanda jelas hidungnya beda dengan hidung kita. Perang dengan bangsa sendiri tidak, wajahnya sama dengan wajahmu...keluarganya sama dengan keluargamu, lebih baik saya yang robek dan hancur daripada bangsa saya harus perang saudara". Tiba-tiba beberapa orang dari dapur berlarian saat mendengar Bung Karno mau meninggalkan Istana. "Pak kamu memang tidak ada anggaran untuk masak, tapi kami tidak enak bila bapak pergi, belum makan. Biarlah kami patungan dari uang kami untuk masak agak enak dari biasanya". Bung Karno tertawa "Ah, sudahlah sayur lodeh basi tiga itu malah enak, kalian masak sayur lodeh saja. Aku ini perlunya apa..."

Di hari kedua saat Bung Karno sedang membenahi baju-bajunya datang perwira suruhan Orde Baru. "Pak, Bapak harus segera meninggalkan tempat ini". Beberapa tentara sudah memasuki ruangan tamu dan menyebar sampai ke ruang makan. Mereka juga berdiri di depan Bung Karno dengan senapan terhunus. Bung Karno segera mencari koran bekas di pojok kamar, dalam pikiran Bung Karno yang ia takutkan adalah bendera pusaka akan diambil oleh tentara. Lalu dengan cepat Bung Karno membungkus bendera pusaka dengan koran bekas, ia masukkan ke dalam kaos oblong, Bung Karno berdiri sebentar menatap tentara-tentara itu, namun beberapa perwira mendorong tubuh Bung Karno untuk keluar kamar. Sesaat ia melihat wajah Ajudannya Saelan dan Bung Karno menoleh ke arah Saelan. "Aku pergi dulu" kata Bung Karno dengan terburu-buru. "Bapak tidak berpakaian rapih dulu, Pak" Saelan separuh berteriak. Bung Karno hanya mengibaskan tangannya. Bung Karno langsung naik VW Kodok, satu-satunya mobil pribadi yang ia punya dan meminta sopir diantarkan ke Jalan Sriwijaya, rumah Ibu Fatmawati.

Di rumah Fatmawati, Bung Karno hanya duduk seharian saja di pojokan halaman, matanya kosong. Ia meminta bendera pusaka dirawat hati-hati. Bung Karno kerjanya hanya mengguntingi daun-daun di halaman. Kadang-kadang ia memegang dadanya yang sakit, ia sakit ginjal parah namun obat yang biasanya diberikan sudah tidak boleh diberikan. Sisa obat di Istana dibuangi. Suatu saat Bung Karno mengajak ajudannya yang bernama Nitri gadis Bali untuk jalan-jalan. Saat melihat duku, Bung Karno kepengen duku tapi dia tidak punya uang. "Aku pengen duku, ...Tru, Sing Ngelah Pis, aku tidak punya uang" Nitri yang uangnya pas-pasan juga melihat ke dompetnya, ia merasa cukuplah buat beli duku sekilo. Lalu Nitri mendatangi tukang duku dan berkata "Pak Bawa dukunya ke orang yang ada di dalam mobil". Tukang duku itu berjalan dan mendekat ke arah Bung Karno. "Mau pilih mana, Pak manis-manis nih " sahut tukang duku dengan logat betawi kental. Bung Karno dengan tersenyum senang berkata "coba kamu cari yang enak". Tukang Duku itu mengernyitkan dahinya, ia merasa kenal dengan suara ini. Lantas tukang duku itu berteriak "Bapak...Bapak....Bapak...Itu Bapak...Bapaak" Tukang duku malah berlarian ke arah teman-temannya di pinggir jalan" Ada Pak Karno, Ada Pak Karno...." mereka berlarian ke arah mobil VW Kodok warna putih itu dan dengan serta merta para tukang buah memberikan buah-buah pada Bung Karno. Awalnya Bung Karno tertawa senang, ia terbiasa menikmati dengan rakyatnya. Tapi keadaan berubah kontan dalam pikiran Bung Karno, ia takut rakyat yang tidak tau apa-apa ini lantas digelandang tentara gara-gara dekat dengan dirinya. "Tri, berangkat ....cepat" perintah Bung Karno dan ia melambaikan ke tangan rakyatnya yang terus menerus memanggil namanya bahkan ada yang sampai menitikkan air mata. Mereka tau pemimpinnya dalam keadaan susah.

Mengetahui bahwa Bung Karno sering keluar dari Jalan Sriwijaya, membuat beberapa perwira pro Suharto tidak suka. Tiba-tiba satu malam ada satu truk ke rumah Fatmawati dan mereka memindahkan Bung Karno ke Bogor. Di Bogor ia dirawat oleh Dokter Hewan!...

Tak lama setelah Bung Karno dipindahkan ke Bogor, datanglah Rachmawati, ia melihat ayahnya dan menangis keras-keras saat tau wajah ayahnya bengkak-bengkak dan sulit berdiri. Saat melihat Rachmawati, Bung Karno berdiri lalu terhuyung dan jatuh. Ia merangkak dan memegang kursi. Rachmawati langsung teriak menangis. Malamnya Rachmawati memohon pada Bapaknya agar pergi ke Jakarta saja dan dirawat keluarga. "Coba aku tulis surat permohonan kepada Presiden" kata Bung Karno dengan suara terbata. Dengan tangan gemetar Bung Karno menulis surat agar dirinya bisa dipindahkan ke Jakarta dan dekat dengan anak-anaknya. Rachmawati adalah puteri Bung Karno yang paling nekat. Pagi-pagi setelah mengambil surat dari bapaknya, Rachma langsung ke Cendana rumah Suharto. Di Cendana ia ditemui Bu Tien yang kaget saat melihat Rachma ada di teras rumahnya. "Lhol, Mbak Rachma ada apa?" tanya Bu Tien dengan nada kaget. Bu Tien memeluk Rachma, setelah itu Rachma bercerita tentang nasib bapaknya. Hati Bu Tien rada tersentuh dan menggemgam tangan Rachma lalu dengan menggemgam tangan Rachma bu Tien mengantarkan ke ruang kerja Pak Harto. "Lho, Mbak Rachma..ada apa?" kata Pak Harto dengan nada santun. Rachma-pun menceritakan kondisi Bapaknya yang sangat tidak terawat di Bogor. Pak Harto berpikir sejenak dan kemudian menuliskan memo yang memerintahkan anak buahnya agar Bung Karno dibawa ke Djakarta. Diputuskan Bung Karno akan dirawar di Wisma Yaso.

Bung Karno lalu dibawa ke Wisma Yaso, tapi kali ini perlakuan tentara lebih keras. Bung Karno sama sekali tidak diperbolehkan keluar dari kamar. Seringkali ia dibentak bila akan melakukan sesuatu, suatu saat Bung Karno tanpa sengaja menemukan lembaran koran bekas bungkus sesuatu, koran itu langsung direbut dan ia dimarahi. Kamar Bung Karno berantakan sekali, jorok dan bau. Memang ada yang merapihkan tapi tidak serius. Dokter yang diperintahkan merawat Bung Karno, dokter Mahar Mardjono nyaris menangis karena sama sekali tidak ada obat-obatan yang bisa digunakan Bung Karno. Ia tahu obat-obatan yang ada di laci Istana sudah dibuangi atas perintah seorang Perwira Tinggi. Mahar hanya bisa memberikan Vitamin dan Royal Jelly yang sesungguhnya hanya madu biasa. Jika sulit tidur Bung Karno diberi Valium, Sukarno sama sekali tidak diberikan obat untuk meredakan sakit akibat ginjalnya tidak berfungsi.

Banyak rumor beredar di masyarakat bahwa Bung Karno hidup sengsara di Wisma Yaso, beberaoa orang diketahui akan nekat membebaskan Bung Karno. Bahkan ada satu pasukan khusus KKO dikabarkan sempat menembus penjagaan Bung Karno dan berhasil masuk ke dalam kamar Bung Karno, tapi Bung Karno menolak untuk ikut karena itu berarti akan memancing perang saudara.

Pada awal tahun 1970 Bung Karno datang ke rumah Fatmawati untuk menghadiri pernikahan Rachmawati. Bung Karno yang jalan saja susah datang ke rumah isterinya itu. Wajah Bung Karno bengkak-bengkak. Ketika tau Bung Karno datang ke rumah Fatmawati, banyak orang langsung berbondong-bondong ke sana dan sesampainya di depan rumah mereka berteriak "Hidup Bung Karno....hidup Bung Karno....Hidup Bung Karno...!!!!!" Sukarno yang reflek karena ia mengenal benar gegap gempita seperti ini, ia tertawa dan melambaikan tangan, tapi dengan kasar tentara menurunkan tangan Sukarno dan menggiringnya ke dalam. Bung Karno paham dia adalah tahanan politik.

Masuk ke bulan Februari penyakit Bung Karno parah sekali ia tidak kuat berdiri, tidur saja. Tidak boleh ada orang yang bisa masuk. Ia sering berteriak kesakitan. Biasanya penderita penyakit ginjal memang akan diikuti kondisi psikis yang kacau. Ia berteriak " Sakit....Sakit ya Allah...Sakit..." tapi tentara pengawal diam saja karena diperintahkan begitu oleh komandan. Sampai-sampai ada satu tentara yang menangis mendengar teriakan Bung Karno di depan pintu kamar. Kepentingan politik tak bisa memendung rasa kemanusiaan, dan air mata adalah bahasa paling jelas dari rasa kemanusiaan itu.

Hatta yang dilapori kondisi Bung Karno menulis surat pada Suharto dan mengecam cara merawat Sukarno. Di rumahnya Hatta duduk di beranda sambil menangis sesenggukan, ia teringat sahabatnya itu. Lalu dia bicara pada isterinya Rachmi untuk bertemu dengan Bung Karno. "Kakak tidak mungkin kesana, Bung Karno sudah jadi tahanan politik" Hatta menoleh pada isterinya dan berkata "Sukarno adalah orang terpenting dalam pikiranku, dia sahabatku, kami pernah dibesarkan dalam suasana yang sama agar negeri ini merdeka. Bila memang ada perbedaan diantara kita itu lumrah tapi aku tak tahan mendengar berita Sukarno disakiti seperti ini". Hatta menulis surat dengan nada tegas kepada Suharto untuk bertemu Sukarno, ajaibnya surat Hatta langsung disetujui, ia diperbolehkan menjenguk Bung Karno.

Hatta datang sendirian ke kamar Bung Karno yang sudah hampir tidak sadar, tubuhnya tidak kuat menahan sakit ginjal. Bung Karno membuka matanya. Hatta terdiam dan berkata pelan "Bagaimana kabarmu, No" kata Hatta ia tercekat mata Hatta sudah basah. Bung Karno berkata pelan dan tangannya berusaha meraih lengan Hatta "Hoe gaat het met Jou?" kata Bung Karno dalam bahasa Belanda - Bagaimana pula kabarmu, Hatta - Hatta memegang lembut tangan Bung Karno dan mendekatkan wajahnya, air mata Hatta mengenai wajah Bung Karno dan Bung Karno menangis seperti anak kecil. Dua proklamator bangsa ini menangis, di sebuah kamar yang bau dan jorok, kamar yang menjadi saksi ada dua orang yang memerdekakan bangsa ini di akhir hidupnya merasa tidak bahagia, suatu hubungan yang menyesakkan dada.

Tak lama setelah Hatta pulang, Bung Karno meninggal. Sama saat Proklamasi 1945 Bung Karno menunggui Hatta di kamar untuk segera membacai Proklamasi, saat kematiannya-pun Bung Karno juga seolah menunggu Hatta dulu, baru ia berangkat menemui Tuhan.

Mendengar kematian Bung Karno rakyat berjejer-jejer berdiri di jalan. Rakyat Indonesia dalam kondisi bingung. Banyak rumah yang isinya hanya orang menangis karena Bung Karno meninggal. Tapi tentara memerintahkan agar jangan ada rakyat yang hadir di pemakaman Bung Karno. Bung Karno ingin dikesankan sebagai pribadi yang senyap, tapi sejarah akan kenangan tidak bisa dibohongi. Rakyat tetap saja melawan untuk hadir. Hampir 5 kilometer orang antre untuk melihat jenazah Bung Karno, di pinggir jalan Gatot Subroto banyak orang berteriak menangis. Di Jawa Timur tentara yang melarang rakyat melihat jenasah Bung Karno menolak dengan hanya duduk-duduk di pinggir jalan, mereka diusiri tapi datang lagi. Tau sikap rakyat seperti itu tentara menyerah. Jutaan orang Indonesia berhamburan di jalan-jalan pada 21 Juni 1970. Hampir semua orang yang rajin menulis catatan hariannya pasti mencatat tanggal itu sebagai tanggal meninggalnya Bung Karno dengan rasa sedih. Koran-koran yang isinya hanya menjelek-jelekkan Bung Karno sontak tulisannya memuja Bung Karno.

Bung Karno yang sewaktu sakit dirawat oleh dokter hewan, tidak diperlakukan dengan secara manusiawi. Mendapatkan keagungan yang luar biasa saat dia meninggal. Jutaan rakyat berjejer di pinggir jalan, mereka melambai-lambaikan tangan dan menangis. Mereka berdiri kepanasan, berdiri dengan rasa cinta bukan sebuah keterpaksaan. Dan sejarah menjadi saksi bagaimana sebuah memperlakukan orang yang kalah, walaupun orang yang kalah itu adalah orang yang memerdekakan bangsanya, orang yang menjadi alasan terbesar mengapa Indonesia harus berdiri, Tapi dia diperlakukan layaknya binatang terbuang, semoga kita tidak mengulangi kesalahan seperti ini lagi