Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Wednesday, October 17, 2012

Dua Polisi Hilang di Poso Ditemukan di Satu Liang

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua polisi yang hilang di Tamanjeka, Poso, Sulawesi Tengah, ditemukan dikubur dalam satu lubang dengan tumpukan kayu di atasnya. Penemuan dua jenazah anggota polisi itu berawal dari penemuan helm tak jauh dari lokasi ditemukannnya jenazah.

Saat itu anggota TNI yang sedang melakukan pencarian di wilayah Tamanjeka tak sengaja menemukan helm berwarna hitam sekitar pukul 11.30 WITA. Temuan itu dilaporkan kepada komandannya, sampai akhirnya tim pun datang ke lokasi melakukan penyisiran.

Kemudian terlihat ada kerumunan lalat di lokasi dan ditemukan pula ada galian baru sekitar lima meter dari penemuan helm. Tumpukan tanah tersebut lalu digali dan terlihat ada tangan orang. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pukul 16.30 WITA, tim kepolisian yang tiba di lokasi penemuan tangan melakukan penggalian dan akhirnya ditemukan lah dua mayat.

"Dua anggota polri yang hilang telah ditemukan meninggal dan terkubur dalam satu lubang dengan luka di leher. Lluka diduga akibat benda tajam," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (16/9/2012).

Kondisi kedua mayat cukup mengenaskan. Terdapat luka memar dan luka sabetan benda tajam di bagian leher.
Kedua jenazah lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso untuk dilakukan otopsi.

Sebelumnya dua orang anggota kepolisian Briptu Andi dari Satuan Reskrim Polres Poso dan Brigadir Sudirman yang bertugas di Polsek Poso Pesisir hilang saat melakukan penyelidikan terkait jaringan teroris di daerah Dusun Taman Jeka, Poso, Sulawesi Tengah.

Kawasan tersebut memang beberapa kali dijadikan tempat pelatihan teroris pimpinan Santoso seorang pelaku teror yang kini menjadi buronan kepolisian. Bahkan Densus 88 Antiteror Polri pernah melakukan penggerebekan dan menangkap beberapa orang pelakunya, termasuk juga jaringan Baderi Cs dan Thoriq Cs.

Hilangnya dua anggota polisi tersebut diduga kuat menjadi korban penculikan jaringan teroris yang masih berkembang di daerah tersebut.

Friday, October 12, 2012

Tangisan Iringi Kematian 2 Mahasiswa UNM Akibat Tawuran



TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dua mahasiwa tewas akibat bentrok antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Seni & Desain Universitas Negeri Makassar (UNM). Kedua korban sebelumnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Setelah dinyatakan tewas, kedua jenazah kini dibawa ke Rumah Sakit Umum Haji untuk diautopsi.

Histeris dan tangis dari teman-teman korban jurusan seni mengantar kedua jenazah tersebut.
Identitas kedua korban belum diketahui, namun dari pengamatan Tribun, kedua korban meninggal karena ditikam.

Puluhan mahasiswa terlibat dalam bentrok ini. Mereka saling melemparkan batu, membawa kayu dan senjata tajam.

Gedung di Fakultas Seni dan Desain dibakar mahasiswa. Selain itu, lima sepeda motor juga dibakar pada tawuran tersebut.

Foto-foto Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM



TRIBUNNEWS.COM - Tawuran mahasiswa Fakultas Teknik (FT) melawan mahasiswa Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) terjadi di kampus UNM Parangtambung, Kamis (11/10/2012).

Dua kelompok mahasiswa dari dua fakultas tersebut saling serang menggunakan senjata tajam, busur, dan batu.

Tawuran yang terjadi untuk kesekiankalinya itu mengakibatkan enam mahasiswa dari dua fakultas luka serius, dua mahasiswa meninggal, dan sebuah bangunan perkuliahan FSD ludes terbakar.

Selain itu, puluhan sepeda motor dirusak massa dan membakarnya hingga menjadi puing. Belum diketahui penyebab pasti bentrokan tersebut.

Polisi telah menetapkan seorang mahasiswa berinisial ABR sebagai tersangka penikaman dua mahasiswa hingga menyebabkan kedua mahasiswa tersebut, Haryanto alias Anto (23) dan Rizki Munandar alias Ikki (23), mahasiswa Jurusan Teknik Otomotif FT UNM, meninggal di rumah sakit.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi menangkap tujuh mahasiswa untuk dimintai keterangan.

Foto-foto Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM (1) - Tawuran_Mahasiswa_UNM1.jpgFoto-foto Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM (1) - Tawuran_Mahasiswa_UNM2.jpgFoto-foto Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM (1) - Tawuran_Mahasiswa_UNM3.jpgFoto-foto Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM (1) - Tawuran_Mahasiswa_UNM4.jpgFoto-foto Tawuran Mahasiswa di Kampus UNM (1) - Tawuran_Mahasiswa_UNM5.jpg

Wanita berusia 28 Tahun Diperkosa Selama 4 Jam Oleh 10 Pria WNA

 
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Seorang perempuan berusia 28 tahun diperkosa secara beramai-ramai oleh 10 orang warga asing selama empat jam ketika ia sedang menunggu bus di Puchong Perdana, Selangor, Malaysia. Demikian dilansir The Star, Kamis (11/10/2012).

Seorang sumber di kepolisian mengatakan para pemerkosa itu merekam aksi bejat mereka yang terjadi di dekat sebuah apartemen sekitar pukul tiga sore, Sabtu, pekan lalu. Para tersangka, yang diduga berkewarganegaraan Myanmar mengancam akan membunuh korban jika melapor ke polisi.

Para pemerkosa ini kemudian melepaskan korban sekitar pukul tujuh malam dan si perempuan malang ini kemudian melapor ke polisi setempat. Dalam keterangan yang dikeluarkan pihak kepolisian, si perempuan menunggu di pemberhentian bus ketika sebuah mobil berhenti di dekatnya. Dua pria turun dan satu di antara mereka membawa parang.

"Korban ini tak berdaya dan kemudian dibawa ke dekat sebuah apartemen dan para tersangka lain menunggu. Dua pria mengikat tangannya dan meski ia sudah berteriak kencang, para tersangka menggilir memperkosanya," demikian kata polisi yang enggan disebutkan namanya.

Kapolsek Subang Jaya Supt Tan Ah Chua mengatakan polisi sudah menangkap tiga pria, yang usinya di antara 20-an dan 30-an pada Minggu lalu dan mencari keberadaan tujuh orang lainnya yang kini masih buron.

Penduduk Pulau Singkep Kena Wabah Tidur Seharian

 

TRIBUNNEWS.COM,LINGGA--Beberapa warga di Pertanian, Dabo Pulau Singkep, mengaku mengalami lemah lunglai dan selalu ingin tidur.

Bahkan, hampir setiap rumah di daerah Pertanian (nama daerah) itu pernah mengalami penyakit yang oleh warga disebut penyakit tidur-tidur. Keanehan ini mulai dirasa oleh warga sejak sepekan terakhir.

Dari keterangan warga, beberapa orang yang mengalami tidak memiliki rasa nyaman untuk beraktivitas. Mereka hanya ingin tidur saja.

Bahkan, jika dituruti, seharian pun bisa hanya tidur saja. Lebih aneh lagi, demam tidur ini kadang menyerang sehari saja dan kadang ada juga yang terserang selama dua hari dan kemudian bisa kembali beraktivitas.

"Kalau nak diikuti, nak tidur terus. Seharian pun jadi. Pokoknya ingin tidur saja. Banyak di sini yang sudah kena,” kata Sakinah, ibu rumah tangga yang juga sedang hamil muda memberikan keterangan pada Kepala Dinas Kesehatan Lingga, Ignatius Luti, Jumat (12/9).

Ia tidak mengetahui apa penyebab yang dialami oleh beberapa orang terkait penyakit demam tidur itu.

Menurut warga lainnya, kala demam itu menyerang bersamaan dengan sakit kepala yang tinggi, terkadang hanya panas saja. Suaminya, kata perempuan itu, juga mengalami demam tersebut. Bahkan sebelumya, ia pun terkeNa damam tidur  hingga malas beraktivitas. Tidak hanya itu, dalam keadaan duduk pun bisa tertidur.
“Sekarang ini suami saya. Kemarinnya saya pula. Banyak lah di sini yang sudah kena. Semua orang di Pertanian ini sudah tahu,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Lingga, Ignatius Luti, mengatakan belum bisa menyimpulkan penyebab dari demam tersebut. Ia pun menyempatkan diri untuk memeriksa drum di rumah warga serta melihat kondisi kesehatan.Namun, ia memperkirakan demam ini karena perubahaan cuaca secara ekstrem.

“Mungkin karena perubahan cuaca yang ekstrem sehingga tubuh menjadi lemah. Tetapi bisa juga demam karena nyamuk. Saya belum tahu pasti,” katanya. Ia pun berancana akan mengirim petugas lapangan untuk mengecek demam yang dialami masyarakat itu.

Luti pun meminta warga untuk menjaga kesehatan menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal. Ia menyarankan agar air di drum-drum penampungan tidak dibiarkan terlalu lama agar tidak menjadi tempat berkembangnya nyamuk.

“Besok kita minta petugas untuk mengecek lagi. Jika ada warga yang demam, silahkan periksa ke puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya lagi.

Perut Diangkat Akibat Minum Nitrogen Cair

 
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
 
yahoo.com - LONDON (Reuters) - Ahli bedah Inggris mengangkat perut seorang remaja demi menyelamatkan nyawanya setelah minum campuran cocktail yang terbuat dari nitrogen cair, menurut polisi.

Perempuan usia 18 tahun bernama Gaby Scanlon mengeluh kehabisan napas dan sakit perut sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit di Lancaster, Inggris utara, Kamis lalu. Ia didiagnosa dengan perut yang bolong-bolong.

Scanlon masih berada dalam kondisi serius namun stabil, menurut pernyataan polisi setempat.

"Menurut pendapat medis, kondisi ini bisa jadi fatal jika operasi tak segera dilakukan," kata polisi.

Saat terekspos dengan udara, nitrogen cair akan memunculkan kabut tebal dan sering digunakan oleh bartender atau chef untuk menambah efek drama visual pada hidangan atau untuk membekukan cairan dengan cepat, seperti pada es krim.

Nitrogen cair juga sering digunakan untuk menghilangkan kutil dan digunakan di pabrik industri. Jika nitrogen cair kena ke daging dapat menyebabkan kerusakan jaringan akibat dingin atau "frostbite".

Profesor fisika pangan di Leeds University, Malcolm Povey mengatakan nitrogen cair tak boleh dikonsumsi saat masih berbentuk cairan, karena akan berubah menjadi gas dalam tubuh dan menyebabkan perut membengkak dan meledak.

"Nitrogen cair akan cepat berubah menjadi gas dan mengembungkan perut seperti balon...pikiran bahwa orang-orang akan menaruh zat seperti ini dalam minuman tak bisa dipercaya," kata Povey pada Reuters.

Bar yang menyajikan minuman nitrogen cair tersebut tak lagi menjualnya, kata polisi, yang kini sedang menyelidiki insiden tersebut.

2 Korban yang Ditabrak Novi Amalia Ternyata Polisi

 

TEMPO.CO, Jakarta - Dua dari tujuh korban yang ditabrak mobil yang dikendarai model Novi Amalia, 25 tahun, ternyata adalah polisi. Korban lainnya adalah pedagang kopi, pedagang siomay, pengendara sepeda motor, dan mikrolet M-12 jurusan Senen-Kota.

Honda Jazz yang dikendarai Novi menabrak tujuh pengguna jalan di Jalan Ketapang, Taman Sari, Jakarta Barat, pada Kamis sore lalu. Novi diduga menenggak minuman keras dan ekstasi sebelum mengendarai mobil.

Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan minuman keras dan ekstasi tersebut dikonsumsi Novi di apartemennya di Jakarta Pusat. "Dia minum Chivas (merek wiski) dan ekstasi," ujar Rikwanto di Mapolda, Jumat, 12 Oktober 2012. 
Dari keterangan sementara, Novi hendak menuju kawasan Ancol, Jakarta Utara. Di dalam mobil Honda Jazz bernomor polisi B-1864-POP, Novi berhalusinasi. Ia melepas pakaiannya satu per satu dan membuangnya ke luar mobil hingga tubuhnya setengah bugil.
"Dompet dan telepon genggamnya pun dibuang," ujar Rikwanto. Tak berapa lama dari kejadian itu, ia menabrak sejumlah pengguna jalan lainnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian nahas itu.

Dari hasil pemeriksaan tes urine oleh Rumah Sakit Husada, Novi positif mengkonsumsi minuman keras dan ekstasi. Polisi belum memeriksa pelaku secara mendalam. "Masih dalam pemulihan. Dia sekarang masih berada di Polsek Taman Sari," kata Rikwanto.
Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dijerat Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dan Undang-Undang Lalu Lintas Pasal 310.

Novi Tidak Kenakan Pakaian saat Menabrak 7 Warga

Ilustrasi (Thinkstock)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Novi Amalia (25), seorang perempuan diduga stres yang mengendarai mobil Honda Jazz bernopol B 1864 POP menabrak tujuh orang di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (11/10/2012) ternyata saat mengendarai mobil tidak mengenakan pakaian.

"Sepertinya dia stres. Karena pas menabrak dia tidak pakai baju, hanya daleman. Pas disuruh pakai baju juga tidak mau," jelas Kanit Laka Lantas Polres Jakbar, AKP Rahmat Dalizar.
Rahmat menuturkan, mobil yang dikendarai Novi berjalan dari arah kota. Lalu saat di Hayam Wuruk dan sampai di jembatan Ketapang mobil tersebut berputar arah.
Di simpang traffic light Ketapang, Novi sempat berhenti, lalu menabrak pengguna jalan di sepanjang Jl Gajah Mada hingga Olimo.

Sebelumnya Novi yang merupakan warga Jalan Masda, Penjaringan, Jakarta Utara ini juga pernah menabrak menggunakan mobil CRV dua bulan lalu.
"Dia (Novi) sempat berhenti, lalu menabrak seorang tukang somay, tukang kopi sepeda. Dan polisi yang ingin menolong kedua korban itu juga ditabrak," singkat Rahmat.
Setelah menabrak polisi atas nama Aiptu Sugiyanto, mobil yang dikendarai Novi menabrak sebuah mikrolet M12 jurusan Senen-Kota di jalan Ketapang.
Mobil terus melaju hingga Olimo dan menabrak beberapa pengendara jalan hingga korban berjumlah tujuh orang mengalami luka ringan.

Novi sendiri akhirnya berhasil dihentikan di simpang traffic light Olimo saat dikejar oleh polisi dan beberapa warga yang emosi karena Novi menabrak tujuh orang dan kabur.
Saat ini Novi sudah diamankan di Polsek Tamansari untuk diminta keterangan. Di Polsek sendiri, Novi selalu mengamuk dan berteriak.
Petugas akhirnya membawa Novi ke rumah sakit Husada untuk diperiksa lebih lanjut.

Akhirnya DPR setuju KPK Bangun Gedung Baru

Tempo/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya memutuskan untuk menyetujui anggaran pembangunan gedung DPR. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno Komisi Hukum, Kamis malam, 11 Oktober 2012.

"Komisi Hukum telah sepakat mencabut tanda bintang pada pembangunan gedung KPK," kata Ketua Komisi Hukum, I Gede Pasek Suardika yang memimpin rapat pleno pengambilan keputusan ini ketika dihubungi Tempo.
 
Fraksi Partai Gerindra berharap Komisi Hukum meloloskan anggaran pembangunan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Alasannya, gedung KPK sudah tidak layak dan membutuhkan ruang yang lebih luas agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
"KPK membutuhkan ruang yang lebih luas," kata anggota Komisi Hukum dari Fraksi Partai Gerindra, Martin Hutabarat. Martin menyatakan, dia menyaksikan sendiri ruangan di KPK saat datang ke KPK Jumat pekan lalu. 

Saat itu dia datang saat mendengar salah satu penyidik KPK, Novel Baswedan akan dijemput paksa oleh kepolisian. "Saya lihat kondisi ruangan di sana," ujarnya.
Pembangunan gedung KPK sangat mendesak karena lembaga tersebut akan menambah penyidiknya. Dengan penambahan personel tersebut, otomatis kebutuhan ruang kerja dan ruang penyimpanan arsip yang bersifat rahasia juga sangat diperlukan.
Anggota Komisi Hukum dari Fraksi Hanura, Sarifuddin Sudding menjelaskan, fraksinya juga menyepakati untuk meloloskan anggaran pembangunan gedung KPK. "Kami sepakat untuk mencabut bintang," kata dia.

Kronologi Novi Amelia Tabrak 7 Orang di Taman Sari

 
 
 
Jakarta (CiriCara.com) – Sebanyak 7 orang menjadi korban tabrak mobil Honda Jazz di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (11/10/2012) sore. Mobil ini dikendarai seorang wanita yang hanya mengenakan bikini. Diketahui wanita itu bernama Novi Amelia. Kejadian ini bermula saat sebuah mobil Honda Jazz bernopol B 1864 POP melaju dari arah Hayam Wuruk. Kendaraan berwarna merah ini awalnya melaju normal dan kemudian memutar di kawasan Jembatan Ketapang. Tiba-tiba, kendaraan itu memutar dan berhenti di lampu merah. Saat lampu masih menyala merah, tiba-tiba mobil bergerak ke arah kanan. Mobil langsung menabrak tukang siomay dan tukang kopi. Mobil terus melaju hingga menabrak Aiptu Sugiyanto yang mencoba menolong. Mobil masih berjalan hingga menabrak mikrolet. Bagian depan mobil itu hancur, namun terus dipaksakan jalan sehingga menabrak empat pejalan kaki lainnya. Akhirnya di Kawasan Limo, Jakarta Barat, mobil yang disopiri Novi ini berhenti karena ban depan sudah rusak dan petugas pun mencegat mobil itu. Sekitar pukul 17.35 WIB, ada sejumlah warga yang mencoba menghakimi Novi namun akhirnya dicegah petugas. Petugas terkejut melihat Novi yang hanya mengenakan pakaian dalam saja. Tidak lama, Novi pun dibawa ke Polsek Taman Sari menggunakan mobil PJR. Dugaan sementara, Novi Amelia mengalami stres sehingga menabrakkan mobilnya ke pejalan kaki. Pihak polisi belum bisa meminta keterangan dari Novi karena ia terus berteriak-teriak. Saat ini Novi sudah di bawa ke Rumah Sakit Husada untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan. “Sepertinya dia stres. Karena pas menabrak dia tidak pakai baju, hanya daleman. Pas disuruh pakai baju juga tidak mau,” tutur Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Barat, AKP Rahmat Dalizar, Kamis (11/10/2012). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Ketujuh korban yang ditabrak oleh Novi tersebut hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kejadian ini.

Novi Amelia Penabrak Polisi di Taman Sari,hanya Berpakaian BH dan Celana Dalam


Foto Novi Amelia Penabrak Polisi di Taman Sari - Novi Amalia pengemudi Honda Jazz dan menabrak 7 orang di Tamansari, Jakarta Barat tengah menjadi sorotan media massa. Selain telah menabrak 7 orang dan dua diantaranya adalah aparat polisi, Novi Amalia pada saat kejadian juga hanya mengenakan bikini, yaitu balutan BH dan celana dalam.

Novi Amalia yang diduga tengah mabuk dan depresi saat kejadian menabrak 7 orang di Taman Sari dengan mobil Honda Jazz merah dengan nomor polisi B 1864 POP, Kamis (11/10) sekitar pukul 17.30 WIB belakangan diketahui berprofesi sebagai foto model.


Foto Novi Amalia kerap menghiasi sejumlah majalah dewasa di Indonesia, bukan cuma dengan penampilan yang biasa-biasa saja, tetapi foto panas Novi juga kerap muncul dan salah satunya di Majalah Popular.


Bagi Anda yang penasaran ingin melihat foto Novi Amalia, maka berikut blog Berita Terhangat akan mencoba mempublikasikannya kepada Anda.

Thursday, October 11, 2012

Fakta Tentang Air Force One, Pesawat Presiden Amerika



Sebetulnya Air Force One bukanlah merujuk pada teknis sebuah pesawat, melainkan nama sandi untuk pesawat milik Angkatan Udara AS (US Air Force) yang dinaiki oleh Presiden Amerika. Jadi semua pesawat milik AS yang misalnya dalam keadaan darurat dinaiki sang presiden, maka namanya menjadi "Air Force One". Nama sandi ini berfungsi untuk membedakan antara pesawat yang sedang dinaiki Presiden Amerika dengan yang tidak.

Demikian juga ketika Presiden Amerika melakukan perjalanan darat, nama sandinya dikenal dengan "Army One". Sementara ketika sedang naik Helikopter (milik US Marine), maka nama sandinya adalah "Marine One".
 

Meski begitu pemerintah AS tetap memiliki kendaraan khusus presiden untuk setiap nama sandi. Kendaraan-kendaraan ini rutin digunakan Presiden Amerika dan kemudian dikenal masyarakat dengan sebutan Marine One (helikopter), Army One (Kendaraan lapis baja), dan Air Force One (pesawat udara)

SPESIFIKASI PESAWAT 

Air Force One mendarat di Bandara Halim
Seluk Beluk Air Force One
Pemerintah AS mulai berpikir memiliki pesawat kepresidenan ketika masa Presiden Theodore Roosevelt pada dekade 1910-an. Saat itu, tugas-tugas Presiden Amerika sudah semakin kompleks dan dibutukan sebuah pesawat khusus untuk menunjang kinerjanya.
 

Sekarang, pesawat Air Force One ada dua buah, semuanya buatan Boeing. Jenisnya adalah 740-200 bermesin jumbo jet dengan nomor seri VC-25A. Dua pesawat ini nyaris identik, baik warna, dan bentuknya. Bedanya terletak pada nomor di ekornya, yakni 28000 dan 29000.
 

Masing-masing pesawat memiliki empat mesin jet elektrik CF6-80C2B1. Batas kecepatannya antara 630 dan 700 mil per jam dengan maksimal ketinggian terbang adalah 45.100 kaki. Air Force One membawa 53.611 galon bahan bakar dan mampu mengelilingi setengah dunia tanpa mengisi bahan bakar dalam sekali terbang.
 

Jika di Gedung Putih Presiden bekerja di Ruang Oval, maka di dalam Air Force One, ruang kerja presiden bernama Presidential Suite yang terletak di bagian depan pesawat. Di area 'milik' presiden ini tersedia kamar tidur, kamar mandi dan ruang santai. Layaknya sebuah kantor, para para staf senior presiden juga diberikan ruang keja sendiri-sendiri. Selain itu terseda juga ruang rapat yang cukup besar untuk membahas isu-isu penting.
 

Dalam prosedur penerbangan mereka juga punya standar baku yang ketat. Sebelum Air Force One terbang, persiapan menyeluruh dilakukan atas pesawat ini. Semua perangkat pesawat dicek, bahkan kabarnya para kru pesawat yang memang sudah terpilih, akan diinapkan selama berhari-hari di Andrew Air Force Base sebelum hari keberangkatan.
 

Beberapa hari sebelum Air Force One mendarat di suatu tujuan, Angkatan Udara AS lebih dulu mengirim sebuah pesawat kargo C141 Starlifter. Pesawat ini memuat, van untuk para pengawal, mobil kepresidenan, serta perlengkapan persenjataan. Saat berada di udara pun, Air Force One akan dikawal oleh sedikitnya dua pesawat tempur.
 

Untuk menjaga keamanan, menjelang pendaratan Air Force One, seluruh penerbangan di lokasi pendaratan akan di bersihkan. Tak ada sebuah pesawat pun yang boleh mendarat sebelum Air Force One mendarat dengan mulus. Kadang pembersihan jalur penerbangan ini memakan waktu minimal setengah jam atau lebih. Karena repotnya prosedur penerbangan Air Force One, tak heran pesawat ini jarang mendarat di bandar udara komersial melainkan di pangkalan udara.
Di dalam pesawat, Presiden dan stafnya berada dalam ruangan 4.000 kaki persegi yang terdiri atas ruangan tiga lantai, diantaranya ruangan suite untuk kantor Presiden yang besar, bak mandi, dan ruang pertemuan. Air Force One memiliki ruangan medis suite yang dapat berfungsi sebagai ruang operasi, dan dokter secara permanen. Pesawat juga mampu mempersiapkan makanan untuk 100 orang sekaligus
Selain merupakan pesawat kepresidenan, Air Force One bisa pula difungsikan sebagai bunker terbang. Hingga kini tak seorang pun pejabat AS mengetahui detail persis bagian-bagian dalamnya. Pesawat ini mampu bertahan dari serangan rudal dan terjangan pulsa elektromagnet nuklir.
Dengan demikian, Air Force One memang tak lagi sekadar pesawat jet eksekutif kepresidenan. Pesawat ini telah meningkat statusnya menjadi bunker bergerak yang selalu mencurigai bahwa setiap tempat yang akan disinggahi adalah tempat yang tak aman dan amat rawan serangan.

Untuk itu jangan heran jika iring-iringan pesawat, helikopter, dan kendaraan pengangkut Presiden AS juga telah diatur sedemikian rupa agar setiap calon pembunuhnya – termasuk para wartawan yang memburunya terkecoh. Air Force One, misalnya, tak dibiarkan berkunjung ke sebuah negara sendirian. Ia selalu didampingi sebuah lagi pesawat yang memiliki ujud serupa.

Seandainya PRESIDEN di Serang?
Nah ini berandai-andai saja bagaimana kalau serangan terhadap dirinya terjadi juga? Untuk skenario terburuk, SS akan langsung mengevakuasi Presiden dan istrinya dengan helikopter ke pangkalan udara bergerak terdekat milik AS.
 

Ketika berkunjung ke Bogor, pangkalan berupa kapal induk USS Essex itu berada di perairan sebelah utara Jakarta. Di kapal induk kecil ini, pasukan AS akan segera melindungi kepala negaranya dan bersiap diri melakukan serangan balasan sesuai tingkat serangan yang mengancam dengan demikian juga hari ini kapal tersebut sudah bersandar di perairan tsb untuk melindungi Presiden Obama saat kunjungan hari ini.
USS Essex, sejatinya, adalah kapal serbu amfibi. Di kapal ini mukim puluhan helikopter CH-46 Sea Knight, satu skadron tempur AV-8B Harrier, dan satu skadron heli antikapal selam. Kapal ini juga membawa tiga hovercraft Air Cushion Landing Craft. Lebih lanjut, perjalanannya ke Indonesia dipantau langsung oleh Armada ke-7 AL AS yang bermarkas di Hawaii. Dengan demikian, Anda tahu sendiri, apa yang akan terjadi jika dalam perjalanannya Presiden Amerika "diganggu"

PENGAMANAN AIR FORCE ONE di udara 

AIR FORCE ONE COCKPIT

AIR FORCE ONE MAP


AIR FORCE ONE CABIN

Ibu Ini Dipenjara karena Lem Tangan Balitanya di Dinding

 

TEMPO.CO, Dallas - Niat Elizabeth Escalona untuk mendisiplinkan anak perempuannya yang baru berusia 2 tahun untuk buang air kecil di toilet berbuah petaka. Pasalnya, tak hanya dengan memukul dan menendang putrinya, ia juga mengelem tangan anaknya di dinding.
Di depan hakim, wanita asal Dallas, Texas, ini mengakui perbuatannya keliru. Ia berhadapan dengan hukuman 45 tahun karena penganiayaan anak.

Polisi mengatakan ibu 23 tahun ini kehilangan kesabaran dan menyerang Jocelyn Cedillo, putrinya, pada September 2011. Catatan polisi menunjukkan bahwa anak-anak lain Escalona mengatakan kepada pihak berwenang bagaimana ia berulang kali menendang Jocelyn di perut dan memukulnya dengan botol susu.

Anak-anak Escalona lainnya mengatakan Escalona kemudian menempelkan tangan Jocelyn dengan lem superglue ke dinding.

Dokter di Pusat Medis Anak-anak mengatakan Jocelyn mengalami memar setelah pemukulan. Jocelyn sempat koma selama dua hari setelah insiden itu dan menghabiskan seminggu di rumah sakit.

Anak-anak Escalona kini dipelihara negara. Wanita ini juga dilarang mendekati anak-anaknya.
Melanie Davis, konsultan psikologis Escalona, mengatakan tujuan jangka panjang wanita ini adalah kembali bersama anak-anaknya. "Ia yakin ia bisa berubah menjadi ibu yang baik," katanya.

Angie Ancaman Akan Menggoyang Senayan

 

TEMPO.CO, Jakarta - Angelina Sondakh ternyata pernah membesuk Mindo Rosalina Manulang di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu sekitar 26 April 2012. Kepada Rosa, mantan anggota Badan Anggaran DPR itu bercerita kalau dirinya sudah 'diamankan' Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum. Pengamanan ini diberikan  supaya Angie bungkam tentang keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus korupsi Hambalang.

"Kalau tidak (diamankan) nanti saya bisa marah besar. Saya bisa bikin tsunami di Senayan, lebih dahsyat dari Nazar," ujar Rosalina Manulang, menirukan ucapan Angelina. Keterangan ini ada dalam berita acara pemeriksaan Rosa yang dibacakan jaksa pada sidang Angie di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis, 11 Oktober 2012.

Angelina alias Angie adalah mantan anggota Badan Anggaran DPR dari Fraksi Demokrat. Ia didakwa menerima suap Rp 12,58 miliar dan US$ 2,35 juta terkait penganggaran proyek Kementerian Pendidikan serta Kementerian Olahraga tahun anggaran 2010-2011. Duit diduga berasal dari Permai Grup, perusahaan M Nazaruddin, bekas Bendahara Partai Demokrat yang menjadi terpidana suap wisma altet.

Perusahaan itu adalah induk dari PT Anak Negeri, perusahaan Mindo Rosalina. Rosa yang kini menjadi terpidana suap proyek wisma atlet SEA Games, Palembang, adalah orang yang banyak membeberkan keterlibatan Angie dalam sejumlah kasus.
Angie seperti yang ditirukan Rosalina juga mengatakan baru saja menemui Anas di rumahnya. Pertemuan itu dilakukan karena dirinya tidak mau dikorbankan sendiri dalam kasus ini. Ia pun berharap agar Rosa bisa membantu dirinya supaya tidak terjerat.

"Saya lagi stres banget nih mbak, seolah-olah ini semua saya," ujar Angie. "Tolong lah bantu saya, mudah-mudahan setelah bebas kita cari kerjaan yang bener aja."
Namun permintaan Angie tak mau dipenuhi Rosalina. Ia beralasan tak tahu cara membantu Angie agar tidak terseret dalam kasus ini. Sebab, bukan hanya dirinya yang bersaksi tetapi banyak orang lain dari kantornya ikut memberi keterangan tentang keterlibatan Angie.
Lagi pula, lanjut Rosalina ke Angie, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menyita telepon selulernya yang berisi percakapan dengan Angie. " Lalu Ibu Angie bilang paling tidak Mbak Rosa bantu saya. Kita sama-sama sebagai seorang ibu," ujar Rosa.

Rosalina dalam persidangan membenarkan bahwa dirinya pernah menceritakan pertemuannya dengan Angie dalam berita acara pemeriksaan KPK. "Benar bahwa itu keterangan saya," ujarnya.

Perselingkuhan Ibu Negara Prancis Terungkap

Valerie Trierweiler (Foto: Tempo)

TEMPO.CO, Paris - Kehidupan probadi First Lady Prancis, Valerie Trierweiler, dikuliti dalam biografi terbaru yang tak terotorisasi. Dalam buku itu terungkap, dia pernah pada saat yang sama menjalin percintaan dengan pasangannya saat ini, Presiden Prancis Francois Hollande, dan menteri Patrick Devadjian sementara statusnya masih menjadi istri Denis Trierweiler.
Yang lebih kontroversial lagi, Hollande saat itu masih tinggal dengan Segolene Royal, ibu dari empat anaknya. Setelah Devadjian menolak untuk meninggalkan istrinya demi Trierweiler, ia memilih untuk berjuang merebut Hollande dari Royal. 

Ini adalah pertama kalinya rincian perselingkuhan wanita 47 tahun itu diungkap pada publik. Sebelumnya, isu itu hanya diperbincangkan dari mulut ke mulut saja.
Selama menjalin percintaan segiempat itu,  Trierweiler sering membujuk Devedjian, yang saat itu anggota senior dari koalisi oposisi UMP, meninggalkan istrinya untuk menikahinya. "Ketika ia menolak, Trierweiler berkonsentrasi pada Hollande," tulis buku itu.
Hebatnya, disebutkan dalam buku yang sama,  Devedjian dan Hollande tahu mereka berdua tidur dengan wanita yang sama. Namun mereka mengembangkan 'rasa hormat yang besar satu sama lain'.

Buku berjudul La Frondeuse (Orang yang Sulit Diatur) ini terbit di Paris hari ini. Buku ini merupakan biografi yang tidak sah dari Trierweiler yang ditulis oleh penulis politik Christophe Jakubyszyn dan Alix Bouilhaguet
Dalam sebuah wawancara dengan Point Of View, Jakubyszyn menyatakan Devedjian dan Trierweiler menikmati hubungan intim yang berlangsung beberapa tahun. Pada saat itu, keduanya menikah. Mereka ragu-ragu dalam membuat lompatan besar, untuk mengubah hidup mereka.

Pada tahun 2003 Trierweiler memberikan Devedjian 'ultimatum' untuk meninggalkan istrinya, Sophie, putri seorang jenderal yang juga ibu dari empat anaknya. "Tapi Devedjian menolak meninggalkan wanita yang dinikahinya pada tahun 1969," kata Jakubyszyn.
Trierweiler saat itu masih menjadi istri suami keduanya, wartawan Denis Trierweiler. Ia memiliki tiga anak dengan pria itu. Perpisahannya dengan suaminya dilakukan tajun 2007, sebelum disahkan pengadilan  pada tahun 2010. "Trierweiler setidaknya berhubungan dengan tiga pria dalam satu periode itu," ucap Jakubyszyn.

Wednesday, October 10, 2012

Heboh,Majalah Anak Ini Menulis Tips Bikin Bom Molotov

 

TEMPO.CO, Jakarta - Majalah anak populer Tunisia, Qaws Quzah, harus berurusan dengan hukum gara-gara memuat tulisan soal bom. Di rubrik Knowledge Corner, majalah yang artinya 'pelangi' itu membuat cara membuat bom molotov beserta gambarnya.

"Inilah senjata yang sering digunakan dalam kerusuhan dan sabotase karena mudah dibuat dan digunakan," tulis majalah itu, Selasa, 9 Oktober 2012.

"Bom molotov adalah senjata yang terdiri atas botol kaca dan kain dilipat, kemudian dicelupkan ke dalam cairan yang mudah terbakar, seperti minyak, alkohol, bensin."
"Bom ini diciptakan tentara Finlandia dalam Perang Dunia II untuk menghormati Vyacheslav Molotov, Menteri Luar Negeri Uni Soviet selama Perang Dingin, juga dikenal sebagai perang Soviet-Finlandia 1939-1940."

Majalah Qaws Quzah merupakan majalah anak nomor satu di Tunisia selama puluhan tahun. Majalah ini sudah seperti bacaan wajib bagi anak berusia lima hingga 15 tahun. 
Selama ini, Qaws Quzah tak memiliki orientasi politik. Namun, tulisan itu menyentak negara yang baru mengalami masa revolusi tahun lalu.

Bulan lalu ribuan aktivis muslim Tunisia marah dan menyerbu Kedutaan Besar Amerika karena penayangan video antimuslim di Youtube. 

Menteri Perempuan dan Keluarga mengatakan artikel panduan membuat bom molotov akan "memicu kekerasan dan terorisme". Panduan bom juga akan membahayakan keselamatan anak. Pemerintah Tunisia akan melakukan penyelidikan dan menyeret penerbit majalah Qaw Quzah ke pengadilan.

Tuesday, October 9, 2012

Inilah Pacar Pertama Presiden Barack Obama

HOT : Pacar Pertama Barack Obama

Semoga saja Michelle Obama tidak cemburu membaca berita ini. Inilah perempuan yang disebut-sebut menjadi pacar pertama Presiden AS Barack Obama. Namanya, Alex McNear. Hal ini diungkapkan kali pertama oleh situs MailOnline.

Sayang, saat dihubungi McNear enggan menanggapi permintaan wawancara. ''Saya tidak akan memberikan pernyataan apa pun. Saya sudah diwawancara soal ini, itu saja cukup. Tidak ada lagi yang bisa saya katakan,'' ujarnya.

Perempuan ini disebut-sebut menjadi orang terdekat pertama Obama saat kuliah di Occidental College, California, AS. Keduanya terlibat hubungan dekat selama musim panas di usia 20 tahun. Ketika itu sekitar tahun 1981. Obama ditransfer ke Columbia untuk menyelesaikan kuliahnya.

Sekarang ini McNear adalah ibu dari seorang anak yang memiliki perusahaan sendiri dan tinggal di sebuah rumah mewah bernilai dua juta dolar di New York. Dia juga seorang Demokrat dan disebut-sebut juga memberikan suaranya untuk Obama pada pemilu 2008.

Hmm, cinta pertama memang tak pernah mati.

Inikah Pelacur Sewaan Pengawal Presiden Barack Obama ?

Tiga anggota Secret Service meninggalkan pekerjaan mereka akibat tersandung kasus skandal seks saat Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, mengikuti KTT OAS di Cartagena, Kolombia.

Ketiga pengawal Obama ini termasuk dalam 11 anggota Secret Service dan 10 personel militer AS yang diyakini membawa 21 perempuan ke hotelnya, tepat sebelum Obama mendarat di Cartagena.


'Meskipun proses penyelidikan saat ini masih dalam tahap awal, ketiga individu yang terlibat berpisah dengan pihak Secret Service atau dalam proses untuk keluar,' ujar Asisten Direktur Secret Service Paul Morrissey seperti dikutip Reuters, Kamis (19/4/2012).

Morrissey menambahkan, satu orang supervisor diizinkan untuk pensiun, seorang lainnya diusulkan untuk dipecat dan yang ketiga mengundurkan diri dari pekerjaannya. Sementara delapan agen Secret Service lainnya, saat ini masih terus diselidiki bersamaan dengan skorsing yang mereka terima.

Detil mengenai kejadian tersebut perlahan mulai muncul ke permukaan. Dikabarkan 11 anggota Secret Service dan 10 personel militer AS berpesta di sebuah klub erotis, Pley Club di Cartagena. Pesta ini berlangsung di malam sebelum kedatangan Obama.

Menurut laporan The Washington Post, anggota Secret Service membayar Rp550 ribu kepada mucikari, untuk dua orang PSK. Perempuan-perempuan bayaran itu pun diminta untuk ke Hotel Caribe, lokasi para agen Secret Service menginap.

Tetapi di keesokan paginya, salah seorang perempuan itu menuntut bayaran lebih dan pada akhirnya berujung pada keributan kecil di dalam salah satu kamar hotel.
 

Monday, October 8, 2012

Inilah Alasan KPK bela Novel Baswedan

Antara/Yusran Uccang

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi telah melakukan investigasi untuk menelusuri tuduhan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, juru bicara KPK Johan Budi.
"KPK telah membentuk tim untuk menelusuri sejauh mana tuduhan yang dialamatkan pada penyidik kami, Novel Baswedan berkaitan dengan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian pada pelaku pencurian sarang burung walet pada 2004," katanya di gedung KPK Jakarta, di Jakarta, Minggu (7/10) malam. 

Hasil investigasi tersebut, katanya, Novel yang saat itu menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bengkulu pada malam kejadian sekitar Februari 2004 sedang berada di kantor kasatreskrim.
"Saat itu yang bersangkutan sebagai kasatreskrim di Bengkulu mendapat laporan dari anak buahnya bahwa ada pelaku pencurian sarang burung walet yang ditangkap masyarakat," kata Johan. 

Informasi itu ditindaklanjuti Novel dan meminta piket reskrim untuk datang ke tempat kejadian.
"Hasil investigasi saat itu pelaku pencurian terjebak di gedung dan masyarakat menangkap pencuri tersebut, kemudian Novel memerintahkan piket reskrim untuk mengamankan tersangka dari amukan massa," katanya. 

Tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolresta Bengkulu.
"Dari hasil tim yang dibentuk Novel selaku kasatreskrim, pengembangan perkara membawa tersangka ke lokasi perkara di bangunan dekat pantai, tapi saat tersangka dibawa ke sana terjadi kekisruhan karena ada masyarakat, yang mengakibatkan keenam tersangka mendapatkan luka tembak," katanya.
Atas kejadian itu, Novel mendapat laporan dari anak buahnya dan memerintahkan para tersangka dibawa ke rumah sakit, akan tetapi keesokan harinya satu orang tersangka meninggal dunia. 

"Peristiwa ini kemudian dilanjutkan ke proses hukum terhadap pencuri ke persidangan, dan penyidik dari Reskrim Polres Bengkulu diperiksa oleh Polda Bengkulu serta dilakukan sidang kode etik terhadap penyidik yang diduga melakukan penembakan," kata Johan.
Novel selaku kasatreskrim ikut bertanggungjawab. 

"Novel sudah diberi sanksi berupa terguran dan setelah proses pemeriksaan terhadap Novel waktu itu, dia masih menjabat sebagai kasatreskrim hingga Oktober 2005, bahka dia lolos seleksi pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian," katanya.
Hal yang terjadi saat ini, katanya, adalah laporan Polda Bengkulu terhadap kasus Novel dibuat pada 1 Oktober 2012, artinya baru beberapa waktu yang lalu untuk peristiwa delapan tahun silam. 

"Kami mendapat informasi bahwa mantan Direskrim Polda Bengkulu yang sekarang ada di Mabes Polri adalah pihak yang mencari tahu kasus Novel delapan tahun silam itu," katanya.
Ia juga mengatakan bahwa belum ada uji balistik terhadap senjata dan peluru serta pemeriksaan menyeluruh terhadap saksi yang terlibat.
"Tapi Novel sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan Jumat (5/10) ada sejumlah pihak dari Polda Bengkulu dibantu Polda Metro Jaya ingin melakukan penangkapan dan penggeledahan, ketika mereka masuk KPK ternyata surat penggeledahan belum mendapat izin pengadilan jadi kami tolak," kata Johan. 

Ia mengatakan pada Jumat (5/10) juga belum ada satu pun surat panggilan dialamatkan kepada Novel untuk diperiksa sebagai tersangka atas kasus penembakan itu.
Terkait kasus itu, katanya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan turun tangan untuk menyelesaikan persoalan antara KPK dengan Polri.
"Kita perlu apresiasi Presiden atas perhatiannya karena di level masyarakat sudah muncul pertanyaan yang dapat kontraproduktif kalau Presiden selaku kepala negara tidak turun tangan," kata Johan. 

Pada Senin, dipastikan akan ada pertemuan antara pimpinan KPK dan Kepala Polri. Kepastian itu didapat setelah pada Minggu (7/10), pimpinan KPK berbicara dengan Menkopolhukam Djoko Suyanto dan Mensesneg Sudi Silalahi.(rr)

‘Ada tuduhan tak pantas buat presiden’


Antara/Prasetyo Utomo

TEMPO.CO, Jakarta --Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi membantah bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berdiam diri dan membiarkan polemik yang terjadi antara Kepolisian RI dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut Sudi, SBY sejak awal mengikuti ketegangan antara dua lembaga penegak hukum tersebut.

"Memang tidak menjadi kewajiban presiden untuk menyampaikan kepada LSM-LSM tertentu atau politikus-politikus tertentu apa langkah-langkah yang dilakukan presiden," kata Sudi saat memberikan keterangan pers, di Kantor Presiden, Jakarta, Ahad, 7 Oktober 2012.
Menurut dia, SBY tidak pernah alpa untuk memberikan perhatian dan mengambil tindakan atas setiap persoalan yang terjadi di Indonesia. "Paling tidak, sejak awal (presiden) sudah memberikan arahan-arahan bagaimana supaya keadaan itu tidak semakin berkembang," ujar Sudi.

Dalam polemik Polri dan KPK, Sudi mengatakan SBY sudah memberikan instruksi kepada Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo persis saat menegangnya hubungan kedua lembaga penegak hukum itu, Jumat, 5 Oktober kemarin. Setelah instruksi dijalankan, Sudi mengklaim ketegangan mereda. "Tetapi kami melihat di beberapa media tertentu, memang tidak semua media, hanya di media tertentu, (yang) makin mengobarkan dan membesar-besarkan masalah ini," ucap Sudi.

Akibatnya, ia melanjutkan, tudingan-tudingan yang kurang pantas berkembang di sosial media. Tudingan ini ditujukan kepada Presiden SBY yang seolah-olah tidak peduli, tidak mau tahu, dan membiarkan polemik ini. "Presiden tidak mendiamkan, presiden mengambil langkah-langkah, presiden menjalankan sistem, dan sesungguhnya keadaan tidak serunyam yang digembar-gemborkan oleh orang-orang tertentu."

Sejauh ini, publik menunggu sikap SBY ihwal perseteruan Polri dengan KPK. Apalagi perseteruan ini kian memanas dengan kedatangan sejumlah anggota Polri dari Kepolisian Daerah Bengkulu, Kepolisian Daerah Metro Jaya, dan Markas Besar Polri ke kantor KPK Jumat malam. Mereka, yang sebagian tidak menggunakan seragam, ditengarai ingin menjemput paksa seorang penyidik senior di KPK bernama Novel Baswedan. Novel dianggap terlibat dalam aksi pembunuhan pada 2004 lalu.

Usaha ini digagalkan Ketua KPK Abraham Samad bersama anggota lain seperti Bambang Widjojanto. Bahkan, kalangan penggiat antikorupsi serta aktivis mahasiswa ikut membentengi gedung KPK dari penggerebekan polisi.

Novel dituduh bertanggung jawab atas penganiayaan enam pencuri walet sehingga meninggal pada 2004. Kala itu, Novel menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal pada polres di Polda Bengkulu. Kepolisian Daerah Bengkulu mencoba menangkap Novel di KPK. Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Bengkulu, Komisaris Besar Dedy Irianto, menuding Novel menembak tersangka yang terlibat kasus pencurian. Dedy juga membantah penangkapan Novel sebagai bentuk kriminalisasi KPK.

Sedangkan pemimpin KPK menduga tuduhan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap penyidiknya. Sebab, Novel adalah penyidik berbagai kasus besar korupsi, seperti kasus korupsi simulator kemudi. Kemarin, Novel juga yang memeriksa tersangka simulator kemudi, Inspektur Jenderal Djoko Susilo.